Membaca Realitas
728×90 Ads

YLPAI-Malut Gelar Diskusi Publik Bahas Netralitas ASN Pada Pemilu 2024

TERNATE, (kalesang.id) – Mewujudkan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemilu serentak tahun 2024 mendatang, merupakan tanggung jawab semua pihak.

Tidak terkecuali bagi Yayasan Lembaga Pengkajian dan Advokasi Independen Maluku Utara atau YLPAI-Malut.

Sebagai salah satu lembaga yang memiliki legalitas hukum. Maka YLPAI-Malut merasa pantas menggelar diskusi publik terkait netralitas ASN.

Mengangkat tema “Netralitas ASN Dalam Pemilu dan Pilkada di Era Teknologi Informasi”. Diskusi publik akan dilaksanakan di Ruang Kie Raha 4, Muara Hotel Ternate, Rabu (15/12/2021).

Menghadirkan 3 narasumber, yakni Ketua Bawaslu Kota Ternate Kifli Sahlan, Akademisi Universitas Khairun Ternate Faisal Malik dan Praktisi sekaligus akademisi M.Tabarani Mutalib.

Kepada media ini, Ketua YLPAI-Malut Rahmat Abdullah menjelaskan, diskusi publik bertujuan untuk memperkuat pendidikan politik bagi masyarakat, khususnya para ASN di Maluku Utara agar menjunjung tinggi netralitas dalam Pemilu.

“Melalui diksusi ini kami berharap akan melahirkan berbagai pandangan dan solusi, tentang upaya mewujudkan netralitas ASN dalam Pemilu. Sehingga dapat menciptakan pemilih yang rasional, di Pemilu serentak tahun 2024, “harapnya.

Rahmat bilang, Pemilu serentak yang terdiri dari Pilpres, Pileg hingga Pilkada harus dikawal agar berjalan dengan jujur, aman, damai dan berkualitas.

“Ini salah satu wujud ihktiar kami, guna mendorong pendidikan politik menuju Pemilu 2024 yang berkualitas. Tentunya melalui forum dialog publik yang kami lakukan, “ujar Rahmat yang juga dosen IAIN Ternate.

Terpisah, Ketua Panitia Diskusi Publik, Iksan Nardi menambahkan. Berdasarkan pengalaman pada Pemilu sebelumnya. YLPAI-Malut menilai masih banyak ASN yang tidak bersikap netral, dan terlibat politik praktis. Terutama dalam memberikan dukungan di media sosial.

“Diskusi ini merupakan satu dari sekian langkah kami, untuk memperkuat netralitas ASN dalam pemilu di era kemajuan teknologi informasi, “imbuhnya.

 

Penulis : Munawir Taoeda

Editor : Redaksi

728×90 Ads