Membaca Realitas
728×90 Ads

BP2RD “tara poha” Retribusi Kembali ke Disperindag

TERNATE (kalesang) – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate Maluku Utara, bersama Komisi II, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, menggelar rapat Rabu, (5/1/2022).

Rapat mengagendakan, pengalihan pengelolaan retribusi pelayanan pasar, retribusi pasar grosir dan pertokoan.

Kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Ternate, Jusuf Sunya, rapat yang digelar di Ruang Eksekutif DPRD ini, membicarakan persiapan pengalihan retribusi yang sebelumnya dikelola Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

“Banyak yang harus disiapkan, mulai dari SDM sampai sistemnya.” jelas mantan Kepala Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan Kota Ternate ini.

Jusuf menambahkan, alasan pemindahan pengelolaan retribusi ini, berdasarkan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) karena terjadi loss yang cukup besar antara proyeksi dan pencapaian.

“Sebelumnya memang pengelolaan retribusi ada di tangan Disperindag, makanya DPRD minta agar dikembalikan lagi dan diperbaiki.” ujar Jusuf.

Di tempat yang sama, anggota Komisi II, Jamian Kolengsusu, mengharapkan Disperindag bisa bekerja lebih maksimal dalam mengelola retribusi.

Politisi Gerindra itu juga menjelaskan bahwa sesuai dengan amatan anggota DPRD bahwa potensi Kota Ternate salah satunya ada di Disperindag dan ketika retribusi pasar berada pada BP2RD cukup maksimal.

“Masih banyak yang belum terkelola dengan baik.” tukas Jamian.(tr-01)

 

Reporter: Rahmat Akrim

Editor: Wawan

728×90 Ads