Membaca Realitas
728×90 Ads

Cegah Stunting, DPPKB Kota Ternate Lakukan Sosialisasi Program Dashat

TERNATE (kalesang) – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ternate, Maluku Utara melakukan monitoring kampung keluarga berkualitas (KB) fakatinyinga dan sosialisasi program dapur sehat atasi stunting (Dashat).

Amatan kalesang.id, kegiatan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Loto, Kecamatan Ternate Barat, Kamis (13/1/2022) siang itu dihadiri Kepala Dinas PPKB Kota Ternate dr. Fathiyah Suma, M.Kes, Kabid Pengendalian Penduduk Muhammad Asri,  SKM, Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ternate Barat Fakhtur Rahman, A.Md.Kep, Lurah Loto Bahri Umamith beserta staf kelurahan, para Kader Posyandu, Tokoh Masyarakat dan pengurus PKK Kelurahan Loto.

Kadis PPKB dr. Fathiyah Suma, M.Kes menjelaskan, program Dashat yang dicanangkan DPPKB ini merupakan salah satu bentuk intervensi stunting terkait pemberian makanan bergizi seimbang bagi keluarga resiko stunting dengan menggunakan sumber pangan lokal.

“Program Dashat merupakan program DPPKB dalam upaya penurunan dan pencegahan stunting, agar 5 tahun mendatang tidak ada lagi kelahiran anak stunting di Kota Ternate.” Jelasnya saat memaparkan materi sosialisasi.

Menurutnya, persoalan gizi adalah salah satu faktor penyebab anak lahir stunting. Angka stunting cukup banyak di Kota Ternate.

Suasana kegiatan sosialisasi program Dashat oleh DPPKB Kota Ternate (Siti/kalesang)

“Untuk Indonesia sendiri 27,7% dan Kota Ternate akhir 2021 sesuai survey gizi berada pada presentase 24%.” Ujar Fathiyah.

Hal senada juga ditambahkan Kepala Bagian Pengendalilan Penduduk Muhammad Asri. Ia mengharapkan, masyarakat saling dukung untuk memaksimalkan pelaksanaan program pemerintah dalam hal kesejahteraan masyarakat.

“Tentu dengan memperhatikan program lintas sektor yang bisa dikolaborasikan.” Harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Lurah Loto Bahri Umamith menyampaikan harapanya kepada masyarakat agar dapat bekerjasama dengan semua pihak baik tingkat kelurahan maupun pemerintah kota setempat untuk memajukan Kelurahan Loto yang telah dicanangkan sebagai Kampung KB sejak 2017 silam menjadi lebih maju dan terkenal

“Paling tidak nama kita bukan dikenal kampung tani saja, tapi kampung KB juga. Terkait penanganan stunting saya memberikan apresiasi.” Harapnya.(tr-02)

 

Reporter: Sitti Muthmainnah

728×90 Ads