Membaca Realitas
728×90 Ads

Pengguna Lem Dominasi Rehabilitas BNNP Malut

MALUT, (kalesang) – Badan Narkotika Nasional Provinis (BNNP) Maluku Utara selama tahun 2021, melalui seksi Penguatan Lembaga Rehabilitas Instansi Pemerintah (PLRIP) melaksanakan layanan rehabilitas dalam bentuk rawat jalan terhadap 36 klien.

Dari 36 klien yang melakukan rehab dengan rawat jalan didominasi pengguna lem dengan total 22 klien. Sementara untuk pengguna sabu sebanyak 5 klien dan untuk pengguna ganja sebanyak 9 orang.

Menurut Humas BNNP Malut, Zulziah Wati Amin, dari total klien yang melaksanakan rawat jalan itu didominasi oleh anak-anak dibawah umur akibat dari penyalahgunaan lem Eha Bond. Kemudian disusul pengguna ganja dan sabu-sabu.

“Jadi memang untuk klien yang rawat jalan rata-rata masih dibawah umur, mereka ini semua korban dari menghisap lem, dari total 36 orang itu ada 18 masih anak-anak.” Ungkapnya.

Lanjut Zulziah, saat ini pihaknya terus berupaya untuk mendorong agar korban penyalahgunaan Narkotika maupun penghisap lem nantinya dapat mengikuti program rehabilitas, baik di BNNP maupun di tiga BNN kabupaten/kota lainnya.

“Jika sudah ada yang terlanjur menyalahgunakan Narkoba, maka rehabilitasi untuk menghilangkan ketergantungan atau adiksi adalah solusinya.” Tuturnya

Zulziah juga bilang, di tiga kabupaten/kota yakni, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Pulau Morotai dan Kota Tidore Kepulauan juga melaksanakan pelayana rehabiilitas.(tr-07)

 

Reporter: Fardi Tolangara

Editor: Wendi Wambes

728×90 Ads