Membaca Realitas
728×90 Ads

Gedung Pasar Tak Terisi, Mubin ‘Semprot’ Walikota

TERNATE (kalesang) – Beberapa gedung pasar yang dibangun Pemerintah Pusat di Kota Ternate terbengkalai.

Contohnya, Pasar Bastiong Kecamatan Ternate Selatan dan Pasar Dufa-Dufa di Kecamata Ternate Utara yang tak digunakan meskipun telah berdiri sejak lama.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Hasyim Yusuf, saat ditemui kalesang.id membenarkan hal ini.

Menurutnya,  pemerintah telah berupaya maksimal agar pedagang mau pindah berjualan dalam bangunan pasar agar lebih teratur, rapi dan bersih.

Namun pedagang menolak,  karena menurut mereka pembeli enggan masuk ke dalam gedung pasar.

“Hampir semua gedung pasar di Kota Ternate  seperti itu kondisinya.” Ujar Hasyim.

Yang paling parah di Pasar Bastiong. Tak sedikit kios yang dibiarkan kosong  terutama yang ada di lantai 2.

Hal ini ditemui anggota DPRD Kota Ternate saat melaksanakan monitoring ke Pasar Bastiong, Rabu (12/01/2022).

“Banyak kios-kios yang dibangun tidak dimanfaatkan.” Ungkap Mubin A. Wahid, Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate.

Bayangkan dari total 141 unit kios yang tersedia, hanya 50 kios yang terisi.

Mubin bahkan menyalahkan Walikota yang menurutnya kurang turun ke lapangan.

“Walikota harus turun, jangan cuma sekadar mendapat laporan kemudian dibiarkan begitu saja, jadi harus turun langsung dan mengecek sehingga benar-benar melihat kondisi objektif di lapangan.” Sembur Mubin.

Mubin mendesak pemerintah harus memperbaiki dan menata kembali manajemen pengelolaan pasar agar dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Jadi kalau penjual mencari pembeli, itu dibiarkan begitu saja, akhirnya mereka membludak di terminal-terminal, jalan-jalan dan lain sebagainya.” Pungkasnya.(tr-01)

 

Reporter: Rahmat Akrim

Editor: Wawan

728×90 Ads