Membaca Realitas
728×90 Ads

Wow! 10 Perusahaan Tambang Kuasai Setengah Lahan Pulau Mangoli

MALUT, (kalesang) – Melalui Dinas PMPTSP Provinsi Maluku Utara pada tahun 2018 lalu mengeluarkan Izin Usaha Produksi (IUP) pada 10 Perusahan Tambang di Pulau Mangoli Kabupaten Kepulauan Sula.

Berdasarkan data dari Kementerian ESDM. Terdapat 10 IUP untuk perusahan pertambangan dengan komuditi Biji Besi. dimana dengan total luasan lahan yang akan digunakan oleh 10 Perusahan tersebut seluas 83. 635,94 hektar.

Berdasarkan pada data dari 10 Izin tersebut tersebar di 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Mangoli Timur, Kecamatan Mangoli Tengah, Kecamatan Mangoli Barat, Kecamatan Mangoli Utara, dan Kecamatan Mangoli Selatan.

Sumber: MAP Kementerian LHK Tentang IPPKH SE

Sementara itu berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan perushan yang telah memegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) Survey/Eksplorasi diantaranya PT. Aneka Mineral Utama, PT. Wira Bahana Perkasa, PT. Bintani Megah Indah dan PT Indo Mineral Utama Sejahtera.

Walhi Minta Gubernur Malut Evaluasi Luasan WIUP 10 Perusahan di Pulau Mangoli

Kuswandi Buamona, Selaku Dewan Daerah Walhi Maluku Utara kepada kalesang.id, Sabtu (22/01/2022). Menegaskan bahwa, berdasarkan data IUP dari 10 perusahan pertambangan yang bergerekan di Eksplorasi biji besi, yang dikeluarkan oleh DPMPTSP Provinis Maluku Utara tersebut telah menyalahi ketentuan dari Undang-Undang Nomor 1 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 27 tahun 2014 tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil atau PWP3K.

“Saya mau bilang pak Gubernur coba berpikir yang waras, karena dari luasan perijinan,itu sama halnya mereka mau usir penduduk yang berdomisili di dataran pulau mangoli dari pulau tersebut, karna luasan perijinan melebihi kapasitas pulau.” Tegasnya.

Lanjut Kuswandi, sebelum 10 perusahan tersebut beroperasi kiranya pemerintah Provinsi Malut laksanakan evaluasi luas wilayah sebelum perusahan tersebut melakukan eksplorasi. Karena, menurutnya apapaun alasannya perusahan pertambangan sudah pasti akan merusak lingkungan.

Dewan Daerah WALHI Malut, Kuswandi Buamona

 

“Pihak Provinsi harus segera evaluasi kembali izin dari perusahan-perusahan tersebut. Kegiatan tambang pasir besi berpotensi menimbulkan kerusakan ekosistem pantai dan terumbu karang yang dapat mempengaruhi keberlanjutan lingkungan hidup dan kehidupan sosial masyarakat di sekitarnya.” Jelasnya.

Sementara itu, Pihak Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara melalui Pengawas Lingkungan, Gunawan, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa sesuai dengan ketentuan perundang-undangan jika sudah dikeluarkan IUP. Berarti proses administrasi tehnis sudah terpenuhi termasuk AMDAL.

“Kalau IUP Operasi Produksi sudah terbit, artinya proses Amdal sampai ke penerbitan SKKL sudah ada. Cuman apakah Pemprov atau Pemkab yg terbitkan Izin Lingkungannya saat itu, nanti kita pelajari terlebih dahulu.” Tuturnya.

Dirinya juga menyarankan agar koordinasi juga terhadap dua instansi tehnis yakni, Dinas ESDM selaku Dinas tehnis yang mengusulkan dokumen perizinan dan DPMPTSP selaku pihak yang menerbitkan IUP.

“Saya sarankan, nanti koordinasikan juga ke Dinas terkait, kalau tidak salah ada Permen ESDM Nomor 34 thn 2017 tentang Perizinan dibidang pertambangan mineral dan batubara, sudah direvisi atau belum saya belum cek. Ada syarat-syarat permohonan izin,  ada administratif, teknis, salah satunya ada Persyaratan Lingkungan, di dalamnya termasuk Izin Lingkungan.” Tutupnya.

Sementara itu, Mantan Kadis DPMPTS, Nirwan MT. Ali saat dikonfirmasi juga belum memberi respon terkait proses IUP dari 10 Perusahan pertambangan tersebut, hingga berita ini diterbitkan.

 

Daftar 10 Perusahan Tambang Biji Besi Pulau Mangoli Kab. Kepulauan Sula

PT. Aneka Mineral Utama

Ijin Usaha Produksi: 502/7/DPMPTSP/IV/2018 Luasa Lahan 22.935,01 hektar, Masa berlaku IUP mulai tanggal 3 April 2018-3 April 2030, Lokasi Desa Pelita Jaya, Lokasi WIUP Kecamatan Mangoli Timur dan Kecamtan Mangoli. Komuditas eksplorasi Biji Besi

PT. WIRA BAHANA PERKASA BERSAMA

Untuk PT Wira Izin Usaha Produksi: 502/14/DPMPTSP/IV/2018 Luas Lahan Produksi 1,405.82 Hektar, masa berlaku IUP Tanggal 10 April2018- 08 November 2030. Lokasi WIUP Kecamatan Mangoli Timur Komuditas Eksplorasi Biji Besi

PT. WIRA BAHANA PERKASA INDAH

Izin Usaha Produksi: 502/12/DPMPTSP/IV/2018 Luas Lahan Produksi 155.24 Hektar Masa Berlaku IUP tanggal 10 April 2018 – 24 November 2030. Lokasi WIUP Kecamatan Mangoli Timur, Komuditas Eksplorasi Biji Besi

PT WIRA BAHANA PERKASA ANUGRAH

Izin Usaha Produksi: 502/18/DPMPTSP/IV/2018 Luas Lahan Produksi 445.39 Hektar, masa berlaku IUP Tanggal 10 April2018- 08 Desember 2030. Lokasi WIUP Kecamatan Mangoli Tengah dan Mangoli Timur Komuditas Eksplorasi Biji Besi

PT WIRA BAHANA PERKASA

Izin Usaha Produksi: 502/21/DPMPTSP/IV/2018 Luas Lahan Produksi: 7,453.09 Hektar masa berlaku IUP Tanggal 25 April 2018- 27 Oktober 2030, Lokasi WIUP Kecamatan Mangoli Selatan, Komuditas Eksplorasi Biji Besi.

PT WIRA BAHANA KILAU MANDIRI

Izin Usaha Produksi : 502/19/DPMPTS/IV/2018, Luas Lahan Produksi: 4,463.73 Hektar, masa berlaku IUP Tanggal 10 April 2018- 26 Oktober 2030, Lokasi WIUP Kecamatan Mangoli Utara, Komuditas Eksplorasi Biji Besi

PT BINTANI MEGAH TATA BERSAMA

Izin Usaha Produksi :502/30/DPMPTSP/IV/2018 Luasa Lahan Produksi: 728.06 Hektar masa berlaku IUP Tanggal 25 April2018- 26 Oktober 2030. Lokasi WIUP Kecamatan Mangoli Tengah, Komuditas Eksplorasi Biji Besi

PT INDO MINERAL UTAMA SEJAHTERA

Izin Usaha Produksi : 502/22/DPMPTS/IV/2018, Luas Lahan Produksi: 20,391.15 Hektar masa berlaku IUP Tanggal 25 April2018- 29 Oktober 2030. Lokasi WIUP Kecamatan Mangoli Tengah dan Kecamatan Mangoli Utara, Komuditas Eksplorasi Biji Besi

PT BINTARA SURYA NUSA JAYA

Izin Usaha Produksi : 502/29/DPMPTS/IV/2018, Luas Lahan Produksi: 2,490.55 Hektar masa berlaku IUP Tanggal 25 April 2018- 26 Oktober 2030, . Lokasi WIUP Kecamatan Mangoli Utara dan Kecamatan Mangoli, Komuditas Eksplorasi Biji Besi

PT INDOTAMA MINERAL INDONESIA

Izin Usaha Produksi : 502/2/DPMPTS/II/2018, Luas Lahan Produksi: 24,440.81 Hektar, masa berlaku IUP Tanggal 20 Februari 2018- 20 Oktober 2034, Lokasi WIUP Kecamatan Mangoli Barat, Komuditas Eksplorasi Biji Besi.

Lihat Juga: Grafis Sebaran 10 Perusahan Tambang di Pulau Mangoli

Peta Sebaran 10 Perusahan Tambang di Pulau Mangoli Kab. Kepulauan Sula

Reporter: Tim

Editor : Wendi Wambes

728×90 Ads