Membaca Realitas
728×90 Ads

Khatulistiwa

Oleh

FauziTidore

Saat di suatu tempat

Keramaian burung berkicau hebat

Pesawat di lihat orang sekitaran rumah

Angin berhembus pelan sambil menerbangkan daun kering

Gelisah dia dengan serontak bersua dengan merdu, sebab

Perasaan kaget atau tertatih terjadi dengan sangat biasanya

 

Membiarkan dia menggantung di udara

Melayang, mengambang, terbang dimana-mana

Hingga paruh waktu terkuras habis tanpa diketahui oleh siapapun

Orang berkata dia mendapati keberuntungan dengan baik

Tapi, bagaimana bisa terjadi

Dia tidak memiliki bumi untuk berpijak apalagi beranjak

 

Demikian…

Candunya terus menerus berubah, dan

Bermunculan seperti keinginan menusuk sukma

Namun penyebabnya adalah

Aku bukan pemiliknya, dan

Pemiliknya bukan dia…

 

Menoleh ke kanan atau ke kiri persimpangan jalan

Hanya sempat melihat ruang tertulis tunggu di depan mata

Sanggup yang sepertinya berhasil di selamatkan burung tadi,

Hampir saja tenggelam oleh rindunya yang terus berlabuh

 

Kejadian itu bias kemana-mana

Menjalar dengan secara tiba-tiba tanpa permisi

Bukan karena parasnya, tapi

Keterpaksaan pikiran membentang begitu amat jauh

 

Entah kapan hujan akan berpulang turun ke bumi. Dia tidak tahu

Entah kapan bintang harus seorang diri untuk menerangi malam. Dia juga tidak tahu

Entah kapan gelap bersahabat dengan cahaya. Dia selalu saja tidak tahu

 

Mungkinkah yang dia ketahui adalah dirinya sendiri,

Atau akankah dia tau tentang caranya matahari mengalah pada senja

728×90 Ads