Membaca Realitas
728×90 Ads

Delapan Perguruan Tinggi di Malut Teken MoU dengan Pemda Pulau Morotai

TERNATE (kalesang) – Sebanyak delapan perguruan tinggi di Provinsi Maluku Utara melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai.

Penandatangana berlangsung di Aula Nuku, Gedung Rektorat Unkhair, Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Rabu (26/1/2022).

Kedelapan perguruan tinggi itu yakni, Universitas Khairun (Unkhair), IAIN, Poltekkes Ternate, STKIP Kie Raha, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), Universitas Halmahera (Unira) Tobelo, Universitas Hein Namotemo (Uhena) Tobelo dan Padamara Tobelo.

Salah satu poin dalam Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama itu adalah tentang pemberian beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Pulau Morotai.

Bupati Pulau Morotai, Benny Laos dalam sambutanya mengatakan, Pemda Pulau Morotai saat ini menyediakan dua program beasiswa prioritas daerah dan beasiswa luar daerah.

Untuk beasiswa prioritas daerah meliputi pertanian, perikanan, parawisata, kesehatan, dan tegnologi. Sedangkan beasiswa luar dearah meliputi kedokteran.

“Kita punya mahasiswa ada yang kuliah dokter di luar negeri seperti di China dan Inggris. Selain itu juga banyak yang kuliah di dalam daerah Maluku Utara, sehingga pemerintah daerah menyediakan dua kategori beasiswa itu. Saya berharap kerjasama ini juga dapat meringankan beban orang tua mereka.” Ujar Beny Laos.

Sementara untuk bantuan studi yang disediakan oleh Pemkab Pulau Morotai memiliki jenjang batas seperti program studi yang berakreditasi C atau berindikator baik. Seperti yang dimiliki Universitas Pasifik (Unipas) Morotai.

“Jadi program untuk memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa yang berasal dari Morotai ini sebenarnya sudah lama direncakan oleh pemerintah. Saya bersyukur hari ini dapat kita lakukan untuk mahasiwa yang mendapatkan bantuan harus ada prestasi seperti IPK harus diatas 2,75 sampai 3,00. Ini dengan tujuan agar mahasiswa semangat dalam belajar.” Cetusnya.

Dalam kesempatan yang sama, mewakili delapan perguruan tinggi, Rektor Unkhair, Dr. M. Ridha Ajam berharap, dengan MoU ini dapat membantu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di beberapa kabupaten/kota, Provinsi Maluku Utara untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kampus.

“Kami berharap, agar jalinan kerja sama ini juga dapat menjadi implementasi Kampus Merdeka belajar melalui program magang. Itu artinya anak-anak kita ini sebelum mereka menjadi sarjana mereka sudah disiapkan memiliki keterampilan, pengalaman, dan terutama yaitu soft skill.” harapnya.

Ridha Ajam mengemukakan, kerja sama ini penting dalam hal pendataan terhadap mahasiswa yang telah menerima bantuan beasiswa baik melalui kampus, pemerintah kabupaten/kota maupun pihak perusahan swasata.

“Kerjasama ini sangat baik, sehinggah mahasiswa tidak lagi mendapatkan beasiswa dua kali, baik dari pemerintah daerah maupun kampus.” Ujarnya.(redaksi)

728×90 Ads