Membaca Realitas
728×90 Ads

Berikut Rangkaian Sembahyang Umat Tionghoa di Ternate

TERNATE (kalesang) – Perayaan Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili atau tahun 2022 jatuh pada Selasa (1/2/2022).

Di Kota Ternate sendiri, Umat Tionghoa sebelum hari H tiba telah melakukan ritual sembahyang puji syukur kepada Tuhan (Tien).

Hal ini disampaikan Martin (40) salah satu tokoh Agama Konghuchu Kota Ternate. Menurutnya ritual atau sembahyang telah dilakukan lima belas hari sebelum Imlek.

“Kita itu kalau di Ternate ada sembahyang Bege, itu sembahyang puji syukur ke Tuhan (Tien), karena kita semua sudah melewati dua belas purnama.” Ungkap Martin saat ditemui di Klenteng Thian Hou Kiong, Senin (31/1/2022).

Selain sembahyang Bege, lanjut Martin seminggu kemudian diadakan sembahyang Sam Seng untuk mengantarkan para dewa dewi menuju kahyangan atau nirwana.

“Sam Seng ini kalau di Ternate kita bilang sembahyang Toa Pekong Naik, setelah itu beberapa hari kemudian kita adakan prosesi cuci klenteng dan pencucian Altar. Itu sudah dilakukan pada Jumat (28/1/2022) kemarin.” Jelas Martin.

Setelah itu, Martin bilang diadakan sembahyang tutup tahun 2572 dan dilanjutkan dengan sembahyang buka tahun 2573.

Martin menambahkan tiga hari setelah Imlek diadakan kembali sembahyang Toa Pekong Turun yakni sembahyang setelah dewa-dewi mengantarkan amal kebajikan.

“Sebelumnya dilakukan Toa Pekong Naik dan setelah itu akan dilakukan Toa Pekong Turun.” Tambah Martin.

Terakhir kata Martin, diakan sembahyang King Thi Kong yakni sembahyang besar atas kehadiran Tuhan dan lima hari kemudian ditutup dengan sembahyang Cap Go Meh.

“Jadi jumlah rangkaian sembahyang seperti itu, jadi lima belas hari sebelum Imlek dan ditutup lima belas hari setelah Imlek.” Pungkas Martin.(tr-01)

 

Editor: Wawan Kurniawan I Reporter: Rahmat Akrim
728×90 Ads