Membaca Realitas
728×90 Ads

Di Kota Ternate Dinas PTSP Terbaik, Dinas Pendidikan Terburuk

TERNATE (kalesang) Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Provinsi Maluku Utara menggelar rapat kepatuhan dan standar pelayanan publik dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Ternate.

Kepala Ombudsman perwakilan Maluku Utara, Sofyan Ali mengatakan, ada tiga dinas yang dinilai standar pelayanan publik sebagai contoh.

“Kalau di Kota Ternate ada tiga dinas yakni Dinas Pendidikan, Dinas Cacatan Sipil dan Kependudukan (Capilduk) dan Dinas PTSP (pelayanan terpadu satu pintu) .” Ungkap Sofyan saat diwawancarai usai rapat, Senin (31/1/2022).

Hasilnya, Dinas Pendidikan yang paling parah dan memperoleh kartu merah, sementara Dinas Capilduk kartu kuning, dan dinas PTSP kartu hijau yang berarti memiliki pelayanan publik paling baik.

Berdasarkan UU No. 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, kata Sofyan terdapat standar pelayanan mulai dari standar waktu, standar biaya, sistem informasi dan prosedur serta pengelolaan pengaduan yang wajib dilaksanakan OPD.

“Ada ketersedian standar pelayanan publik yang belum dipublikasikan, ada juga yang belum ada standar pelayanannya sehingga perlu harus diperbaiki oleh beberapa OPD di Kota Ternate.” Terang Sofyan.

Secara umum, Sofyan bilang Kota Ternate berada pada zona kuning, sehingga harapan kepada OPD yang mendapatkan penilaian pelayanan zona kuning dan zona merah agar melakukan perbaikan standar pelayanan publik sehingga di tahun 2022 Kota Ternate berada pada zona hijau.

Di tempat yang sama, Asisten III Kota Ternate, Thamrin Alwi mengatakan, setelah mendengar hasil evaluasi maka ada langkah-langkah Pemkot Ternate untuk melakukan perbaikan.

“Ini hingga semua bisa masuk pada zona hijau.” Ungkap Thamrin.(tr-01)

 

Reporter: Rahmat Akrim
Editor : Wawan Kurniawan
728×90 Ads