Membaca Realitas
728×90 Ads

Awal Tahun 2022 HIV/AIDS di Malut Bertambah 9 Orang

TERNATE (Kalesang) – Awal tahun 2022 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Nyinga Rimoi, Provinsi Maluku Utara kembali menangani 9 orang dengan HIV/ AIDS atau (ODHA).

Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Nyinga Remoi Provinsi Maluku Utara, Rian Hardiansyah kepada kalesang.id mengatakan awal tahun 2022 atau Januari ini LKS Nyinga Remoi kembali menangani 9 orang dengan HIV AIDS atau (ODHA).

“Diawal tahun 2022 ini kami tangani ada 9 sahabat ODHA yang baru melakukan pengobatan.” Ungkap Rian Selasa 01/02/22

Sembilan orang yang baru ditangani ini berumur mulai dari 16 tahun sampai 40 tahun.

Pendampingan kepada sahabat ODHA ini, Lanjut Rian, sudah sejak tahun 2018 hingga sekarang. Dan dari tahun 2018 sampai akhir Januari tahun 2022 ini sudah 531 ODHA yang ditangani.

“Dari 531 orang ini tersebar di 10 Kabupaten/Kota diantaranya 16 orang meninggal dan 12 lainnya pindah pengobatan ke provinsi lain.” Katanya

Dan dari 153 sahabta ODHA sendiri memiliki usia dari 15 sampai 40 Tahun, sehingga data yang di kantongi secara dominan sahabat ODHA di kabupaten/kota melakukan pengobatan di Kota Ternate.

“Pengambilan obatnya khusus sahabat ODHA yang berada di Kota Ternate kami hanya mendampingi paling lama 3 bulan , setelah itu kami mengarahkan untuk mandiri ambil obat di layanan PDP.” Ujarnya

Namun, yang berada di Kabupaten/Kota lain kami melayani setiap bulan, dengan pertimbangan jarak dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Sejauh ini LKS Nyinga Remoi sudah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Ternate, tingkat Puskesmas, Rumah Sakit, dan UPT Kementrian Sosial yaitu Balai Sosial ODHIV Wasahan Bahagia Ternate.

“Kolaborasi antara kami dan pihak Pemerintah Kota lebih ditingkatkan lagi, karena yang lebih memahami teman-teman ODHA adalah yang sesama.”harapnya

Selain itu juga, Rian meminta Pemerintah untuk lebih memperhatikan masalah HIV/AIDS karena HIV/AIDS juga penting

“HIV/AIDS juga sangat penting untuk ditangani. Karena sekarang fenomena kasus terbaru yang kami temukan adalah berkisar usia 15 sampai 25 Tahun yang merupakan generasi bangsa kita, bukan hanya Covid-19.”Tandasnya (Tr-02)

Reporter : Sitti Muthmainnah
Editor : Ibrahim

728×90 Ads