Membaca Realitas
728×90 Ads

Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan Petugas RSUD ChB. dr. Djubaida Drakel: Keluhan Pasien Bisa ke Website

TERNATE (kalesang) – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie (ChB) Ternate, Provinsi Maluku Utara dikeluhkan keluarga pasien. Hal itu dikarenakan pelayanan dan sikap para petugas dianggap belum memadai dan tidak punya etika berkomunikasi.

Salah seorang keluarga pasien kebidanan yang namanya enggan disebutkan mengatakan sangat kecewa dengan pelayanan petugas di bagian persalinan.

“Istri saya yang mau melahirkan diabaikan, dan mereka lebih memilih makan makan, ini membuat saya sangat kecewa dengan sikap para petugas.” Kasalnya.

Selain petugas kebidanan, salah satu petugas cleaning servis pun nyaris dipukuli oleh keluarga pasien karena sikap komunikasinya yang kurang baik.

Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Dr. H. ChB dr. Djubaeda Drakel yang ditemui Kalesang.id mengatakan pihaknya akan turun untuk mengecek ke petugas jika kedapatan akan kami memberikan sangsi kepada petugas yang melakukan pelanggaran.

“Sanskinya ada berupa teguran dan akan diistirahakan beberapa hari agar bisa mengevaluasi diri, semua orang perlu diingatkan.” Ungkap dr. Zubaidah saat ditemui kalesang.id di ruang kerjanya Senin (14/02/2022).

dr Jubaidah menambahkan pihak RSUD butuh masukan dari masyarakat terutama para pasien dan keluarga. untuk kita evaluasi dan turun kelapangan, karena evaluasi sangat penting untuk kemajuan mutu pelayanan.

“Supervisi kami selalu ada di bagian keperawatan dan penilaian kinerja terkait tingkah laku serta absensi setiap hari kita lakukan juga direvisi seminggu sekali.” Kata dokter gigi tersebut.

dr. Jubaidah menambahkan, Rumah Sakit sudah memiliki web yankni www.lapor.go id dan layanan terkait pengaduan tentang petugas maupun dokter.

“Sebaiknya kalau ada keluhan langsung melapor kepada kami, bisa juga langsung ke saya, karena saya yang membawahi bagian pelayanan.” Tuturnya.

Selain itu, wakil direktur pelayanan itu juga mengatakan, sikap para petugas seperti itu karen faktor kelelahan.

“Mungkin kecapen, karena teman-teman dilapangan itu pasti capek, meskipun pasien tidak banyak.” Tandasnya.(tr-02)

 

Reporter: Sitti Muthmainnah
Editor: Ibrahim
728×90 Ads