Membaca Realitas
728×90 Ads

Digemari Masyarakat, Begini Pendapatan Pedagang Es Kelapa Muda di Kota Ternate

TERNATE (kalesang) – Kelapa muda menjadi salah satu buah yang digemari oleh masyarakat, karena memiliki banyak hal untuk ditawarkan, termasuk di antaranya manfaat buah kelapa untuk kesehatan tubuh.

Buah kelapa, bisa diolah berbagai macam minuman salah satunya Es buah, yang sangat digemari berbagai kalangan masyarakat.Di Kota Ternate misalnya, masyarakatnya sangat menggemari buah dengan nama latin cocos nucifera itu.

Disepanjang pantai Kelurahan Mangga Dua, hingga taman pantai toboko Kecamatan Ternate Satan, Kota Ternate banyak penjual yang menjual buah kelapa, dengan berbagai olahan.

Akan tetapi, siapa sangka menjadi minuman yang sering diminati bukan berarti pedagang es kelapa muda memiliki pendapatan yang tinggi.

Rata-rata keuntungan pedagang es kelapa muda mulai dari taman Toboko hingga pelabuhan semut Mangga Dua adalah ribu per buah dari harga jual per buah 10 ribu.

Nuriyah (40), salah satu pedagang es buah asal Sulamadaha Kecamatan Ternate Barat misalnya, ia harus menjual kelapa muda untuk membiayai kuliah anaknya di Kota Manado.

“Per hari kami ambil buah kelapa sebanyak 100 buah dengan harga Rp7.500 per buah kemudian dijual seharga sepuluh ribu yang berarti setiap 100 buah kelapa yang diambil untungnya dua ribu lima ratus ribu”. Ungkapnya saat ditemui kalesang.id Selasa (01/03/2022) di tempat jualannya.

Lanjutnya, Itupun tergantung cuaca, kalau cuaca buruk maka aktivitas penjualannya terhenti. Itu berarti buah kelapa yang belum habis terjual bisa busuk dan tidak terpakai.

Nur, sapaan akrab Nuriyah menjelaskan untuk mengambil buah kelapa dari pemilik itu dua kali dalam sebulan.

“Saat persediaannya kurang, kami (pedagang) hanya bisa dapat 50 hingga 70 buah tiap kali ambil.” Katanya.

Selain itu, ibu Nur juga mengatakan jika ada buah yang dibelah saat dipesan pembeli kemudian buah itu rusak atau belum ada isi, itu bukan urusan orang pertama tetapi pedagang.

“Jadi kalau ada 5 buah yang rusak tidak bisa dijual maka kami (pedagang) yang rugi.” Jelasnya dengan wajah kesal.

Sementara untuk buah yang belum habis terjual, akan disimpan ditempat yang sejuk agar tidak cepat rusak.”Jadi kalau ada buah yang tersisa kami tutupi agar tidak rusak maupun hilang.” Ungkapnya.

Sementara itu, ia mengakui jika pada hari Minggu, mereka akan meraup untung karena dalam sehari 100 buah kelapa bisa habis terjual.(tr-04)

 

Reporter: M Rahmat Syafruddin l Editor: Ibrahim
728×90 Ads