Membaca Realitas

253 Penumpang Fery Dievakuasi Tim SAR Gabungan, Ini Penyebabnya

TERNATE (Kalesang) – Selasa (8/3/2022) tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 232 Penumpang dan 21 Anak Buah Kapal (ABK) Fery KMP Ngafi dengan rute Tobelo- Morotai, Maluku Utara.

Berdasarkan rilis yang diterima Kalesang.id menyebutkan awalnya, Basarnas Unit Siaga SAR Morotai menerima laporan dari Takdir, petugas Satuan Pengawasan Pelabuhan (KPPP) Morotai, bahwa Kapal Fery KMP Ngafi kandas di perairan Juanga, Morotai, Maluku Utara dan meminta bantuan SAR.

“Pada 8 Maret 2022 pukul 14.00 WIT terima laporan dari Bapak Takdir bahwa pada pukul 12.13 WIT KMP Ngafi kandas saat perjalanan menuju Morotai.” Tulis Iksan dalam rilisnya, Selasa (8/3/2022).

Selanjutnya, pada pukul 14.10 WIT, Tim SAR Gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melaksanakan evakuasi penumpang menggunakan Rubber Boat Unit Siaga SAR Morotai, Rubber Boat BPBD, kapal Angkatan Laut AL) Sea Rider WAYABULA dan KMP Kolorai milik Pemda Morotai.

Sekitar pukul 15.30 WIT tim SAR gabungan mengevakuasi para korban ke 3 titik. KMP Kolorai mengevakuasi korban menuju pelabuhan Fery Morotai, Sea Rider WAYABULA menuju Pelabuhan Molokai dan Rubber Boat Unit Siaga SAR Morotai mengevakuasi korban menuju Pelabuhan Sahid Morotai.

Kata Iksan, tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dengan hasil seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

“Pukul 17.15 WIT operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan kesatuannya masing-masing.” Tutupnya. (tr-01)

 

Reporter : Rahmat Akrim | Editor : Wawan Kurniawan