Membaca Realitas

Kadinkes Tikep : Tak Benar ada 500 Sampel Darah dikirim ke Laboratorium

TIDORE (Kalesang) – Dari 129 kasus Covid-19 di Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara, sejak januari 2022, tercatat sudah 95 orang dinyatakan telah sembuh.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tikep, Abd. Majid Do M. Nor, S.KM., M.PH saat ditemui diruang kerjanya Selasa (8/3/2022).

Abd. Majid bilang rata-rata kasus positif Covid di Maluku Utara terutama di Tikep, reaktif saat Swab Antigen, namun menurutnya, belum tentu korban yang reaktif saat swab antigen ketika diuji melalui tes Cepat Molekuler (TCM) atau metode pemeriksaan Covid menggunakan swab nasofaring dengan amplifikasi asam nukleat berbasis cartridge juga positif.

“Hal inilah yang membuat, kasus covid di Maluku Utara melonjak naik, padahal jika diuji melalui TCM dan PCR belum tentu positif” Ujarnya.

Abd Majid juga menyampaikan berdasarkan aplikasi dari pemerintah pusat, ada tiga metode yaitu swab antigen, TCM, dan PCR. apabila salah satu dari cara itu reaktif, maka dinyatakan positif Covid.

Memang kata Majid, di Maluku Utara terutama di tikep sudah ditemuka Covid varian Omicron, akan tetapi menurutnya, sudah ada upaya vaksinasi dan kekebalan tubuh sehingga tidak ada yang meninggal dunia seperti puncak Covid 2021 lalu.

Majid juga membantah informasi yang beredar di masyarakat, jika Dinkes Kota Tikep mengirim 500 lebih sampel darah ke laboratorium di Makassar.

“Soal 500 lebih sampel yang dikirim untuk uji laboratorium itu tidak benar.” Tandasnya. (tr-04)

 

Reporter : M Rahmat Syafruddin | Editor : Wawan Kurniawan