Membaca Realitas
728×90 Ads

Daftar Pemilih di Malut Mengalami Penurunan ini Penyebabnya

TERNATE, (Kalesang) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut) telah melaksanakan rapat pleno rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) periode Februari 2022 secara virtual bersama 10 KPU kabupaten/kota. Kamis (10/3/2022). Yang dipimpin langsung oleh ketua KPU Malut bersama anggota KPU lainnya.

Berdasarkan release dari KPU Malut yang diterima redaksi kalesang.id, Daftar pemilih di Maluku Utara mengalami penurunan dalam dua bulan terakhir. Dimana untuk data Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) pada desember 2021 tercatat sebanyak 801.924 pemilih.

Sementara itu di bulan Januari 2022 mengalami peningkatan menjadi 802.527 pemilih. Kemudian untuk hasil Pleno rekapitulasi pemutakhiran DPB pada bulan Februari daftar pemilih kembali mengalami penurunan, dimana jumlah pemilih berkurang menjadi  802,005 Pemilih.

Baca Juga: Jumlah Pemilih di Maluku Utara Bertambah, Berikut Datanya

“DPB sebelumnya yang tercatat ada 802.527 orang pemilih, sementara untuk total jumlah pemilih bulan berjalan yang sudah kita lakukan pemutakhiran data pada periode Februari 2022 sebanyak 802.005 orang pemilih yang tersebar di 10 Kabupaten dan kota.” Ujar Komisioner KPU Malut, Reni S.A Banjar.

Dengan adanya penurunan daftar pemilih, Reni berharap agar KPU Kabupaten/ Kota terus memutakhirkan data pemilih baik masukan pemilih baru maupun pemilih yang perlu di TMSkan, dan terus melakukan literasi dan sosialisasi mobile www.lindungihakmu.kpu.go.id.

“trendnya mengalami penurunan,sehingga kami berharap agar teman-teman di Kabupetan-Kota terus dapat melakukan Sosialisasi secara masif kepada masyarakat agar dapat berpartisipasi untuk didata masuk sebagai pemilih.” Jelasnya.

Baca Juga: Infografis : Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Provinsi Maluku Utara Periode November Tahun 2021

Untuk jumlah pemilih baru dari pemutakhiran data yang didapatkan jumlah pemilh pemula ada 216 orang pemilih, pemilih pindah masuk 30 orang, Jumlah Pemilih TMS yang kategori pemilih pindah keluar 242 orang, disusul pemilih tidak memenuhi syarat yang meninggal 124 orang, pemilih ganda 370 orang.

Semntara Pemilih di bawah umur tidak ada, yang menjadi TNI 26 orang, bukan penduduk 5 orang, sementara jumlah pemilih ubah elemen data 89 orang, ubah alamat asal 2 orang dan ubah alamat tujuan 2 orang. Sedangkan jumlah TPS bulan berjalan masih tetap 2.769.

“jadi untuk bulan ini terdapat trend penurunan daftar pemilih, dikarenakan adanya Pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) lebih banyak dari pemilih baru.” Ungkap Reni.

Penulis: Tim Redaksi| Editor: Wendi Wambes

728×90 Ads