Membaca Realitas
728×90 Ads

Sail Tidore Terancam Kembali Diundur, Ini Penyebabnya

TIDORE (kalesang) – Pelaksanaan Sail Tidore, Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara terancam diundur. Dikarenakan bertepatan dengan agenda Internasional G20 yang sama-sama dilaksanakan pada September 2022.

Sekertaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo mengatakan, diundurnya pelaksanaan Sail ini belum berisfat final karena masih menunggu keputusan dari panitia pusat.

“Kewenangan diundur atau tidaknya Sail itu kewenangannya pemerintah pusat.” Ungkapnya ketika ditemui kalesang.id di ruang kerjanya, Jumat (11/3/2022).

Meski diundur atau tidak, dari segi kesiapan, pemerintah telah siap 100 persen. Ismail memprediksi kemungkinan diundur pada November 2022.

“Diundurkannya Sail Tidore karena bertepatan dengan dihelatnya G20 dibulan September.” Katanya.

Untuk memastikan hal itu, Pemerintah Kota Tidore sudah lima kali mengikuti rapat bersama panitia pusat baik Menko Maritim dan Investasi, Menteri Perdagangan, maupun Mendagri.

Hingga Kamis (10/3/2022) sore kemarin, baru sebatas informasi terkait kordinator seksi acara.

“Kita masih sampai pada sebatas informasi, belum sampai ke action atau surat ketetapan tentang Sail.” Cetusnya.

Ismail menambahkan, mengenai Sail Tidore ini, pemerintah kota bersandar pada SK Menko Maritim dan Investasi Nomor 182 Tentang Sail Tidore yang didalamnya mengatur terkait panitia pusat, panitia pengarah, dan panitia lokal/daerah.

Menyangkut konsep dan strategi di Sail Tidore, itu adalah wewenangnya panitia lokal dalam hal ini Gubernur Provinsi Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba, Lc.

Sementra itu, Bila benar terjadi Sail Tidore diundurkan maka ini merupakan kali ke 2 Sail Tidore Diundurkan.(tr-04)

 

Reporter: M Rahmat Syafruddin l Editor: Ibrahim
728×90 Ads