Membaca Realitas
728×90 Ads

Anggota DPRD Kota Ternate Kaget, Lihat Anggaran Pariwisata Morotai

TERNATE (kalesang) – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai, Maluku Utara, Rabu (9/3/2022).

Kunker tersebut untuk silaturahmi bersama DPRD Pulau Morotai serta mengetahui cara Pemda Morotai dalam pengembangan wisata pada Dinas Pariwisata Pulau Morotai.

“Setelah kami cek, untuk membangun pariwisata Pemda Pulau Morotai mengandalkan Dana Alokasi Khusus (DAK).” Ujar anggota komisi II DPRD Kota Ternate, Sudarno Taher, Sabtu (12/3/2022).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebutkan peningkatan anggaran wisata luar biasa, tahun 2019 hanya Rp7 miliar naik Rp9 miliar di tahun 2020, Rp11 miliar tahun 2021 dan naik signifika di 2022 kurang lebih Rp36 miliar khusus untuk pengembangan wisata di Pulau Morotai.

“Itu artinya bahwa lobi-lobi pemerintahan daerah terhadap pemerintah pusat itu penting, kami DPRD Kota ingin supaya Pemerintah Kota Ternate juga seperti Pulau Morotai.” Tambahnya.

Agar pengembangan wisata dan pengembangan daerah di Kota Ternate ini tidak hanya mengandalkan dana Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Karena PAD kita Ternate kan targernya cuma Rp128 miliar realisasinya hanya Rp80-90 miliar.” Ungkapnya.

Makanya, kata Sudarno untuk pengembangan daerah dengan luas wilayah Kota Ternate kurang lebih 40 kilo ini dengan angka PAD tersebut tidak cukup.

“Kita ingin dorong supaya Dispar Pariwisata sebagai dinding sektor pengembangan wisata di Ternate ini, ya studi banding lah ke Morotai bagaimana master plannya.” Sarannya.

Di Pulau Morotai sendiri kata Sudarno, mempunyai master plan yang luar biasa, baik master plan mulai tahun 2022 bahkan untuk beberapa tahun ke depan sudah ada.

“Misalnya master plan pembangunan wisata baik wisata baru, akses jalan ke wisata, infrastruktur wisata, itu semua sudah diatur.” Ujarnya lagi.

Katanya, DPRD Kota Ternate ingin Pemkot Ternate seperti Pulau Morotai yang memiliki master plan untuk pengembangan kota ke depan, khususnya pariwisata.

“Di Kota Ternate sendiri, kita ingin master plan terintegrasi, tahun ini apa, tahun depan apa bahkan kita bicara 10-20 tahun ke depan.” Katanya.

Namun sayangnya DAK 2022 untuk pariwisata hanya Rp2 miliar, jauh jika dibandingkan dengan Pulau Morotai yang Rp36 miliar.” Tutup Sudarno sembari meminta lobi kepala daerah pusat perlu ditingkatkan.(tr-01)

 

 

Reporter: Rahmat Akrim l Editor: Wawan Kurniawan
728×90 Ads