Membaca Realitas
728×90 Ads

Hasil Musrenbang Kota Ternate Lahirkan 8 Misi Dengan Alokasi Anggaran Rp1.9 Trilliun

TERNATE (Kalesang) – Forum Perangkat Daerah (FPD) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kota Ternate, Maluku Utara tahun 2023 resmi ditutup, Kamis (24/3/2022).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengatakan bahwa Musrenbang Kota Ternate merupakan aspirasi dari masyarakat yang dimulai dari Musrenbang Kelurahan sampai Musrenbang ditingkat Kecamatan.

“Di hari pertama dan kedua, Alhamdulillah berjalan lancar. Ini merupakan aspirasi masyarakat yang kita serap dari bawah.” Ujarnya.

Baca Juga: Musrenbang Kota Ternate Ditutup, Jasri: Perangkat Daerah Harus Benar-Benar Bekerja

Dikatakan, hasil Musrenbang RKPD di hari pertama adalah bagaimana mengkompilasi Rencana Kerja (Renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan hasil yang disepakati ditingkat kelurahan.

Dengan mendorong sejumlah program kegiatan prioritas yang disepakati untuk dibiayai menggunakan pola swadaya masyarakat. Kemudian program prioritas yang dihasilkan dalam Musrenbang tingkat kelurahan disepakati menggunakan anggaran Dana Pembangunan Kelurahan (DPK).

Serta program kegiatan prioritas yang disepakati dalam Musrenbang ditingkat kelurahan yang pembiayaannya menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah APBD yang disinergikan melalui Renja OPD.

Baca Juga: Ini Tiga Program Prioritas Pemkot Ternate 2023 Nanti

“Nah itu ada tiga output yang merupakan keluaran dari hasil Musrenbang kelurahan. Yang kita lakukan di forum RKPD dan Musrenbang kali ini.”Ungkap Rizal.

Menurutnya forum dan Musrenbang kali ini sedikit berbeda tanpa mengurangi substansi atau semangat dari pelaksanaan Musrenbang sesuai dengan Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) No 25 Tahun 2014.

Sementara dari hasil Musrenbang kota tersebut menghasilkan beberapa program kegiatan yang sudah dikaitkan atau ditarik benang merahnya sesuai 8 misi yang ada di dalam RPJMD, diantaranya.

 

NO

MISI

ALOKASI ANGGARAN

1 Menciptakan Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Regional RP. 322.922.471.477
2 Terciptanya Tata Kelola Pemerintahan yang Ekstraktif dan Responsif Rp. 232.422.503.573
3 Meningkatkan kemampuan Daerah Dalam Penyediaan Pelayanan Publik Yang Berkualitas Rp. 722.425.523.382
4 Menumbuh-kembangkan Kelembagaan Sosial Dalam Bingkai 7 Nilai Kebudayaan Ternate (kie se Gam Magogugu Matiti Tomdi). Rp. 63.549.382.725
5 Setiap Warga Memiliki Hak Dan Kesempatan Yang Sama Dalam Berekonomi Rp. 21.720.728.654
6 Setiap Warga Masyarakat Memiliki Hak Dan Kesempatan Yang Sama Dalam Memperoleh Pelayanan Sarana Prasarana Perkotaan Rp. 526.026.308.290
7 Daerah Melindungi Masyarakat Yang Kurang Mampu Rp. 75.785.539.096
8 Daerah Memberikan Ruang Untuk Tumbuh Dan Berkembangnya Budaya Masyarakat Dengan Memperhatikan Sistem Nilai Dan Norma Sosial Rp. 8.269.766.790

TOTAL

Rp1.973.122.223.956

Sekedar diketahui, dari 8 misi tersebut didalamnya terdapat 14 program prioritas yang dalam pengalokasian anggarannya sebesar Rp1.9 Trilliun. Untuk penyusunan kerangka APBD Kota Ternate Tahun 2023 mendatang. (tr-01)

Penulis: Rahmat Akrim| Editor: Wendi Wambes

728×90 Ads