Membaca Realitas
728×90 Ads

Fron Mahasiswa Sula Desak Gubernur Abdul Gani Kasuba Cabut 10 IUP Perusahaan Tambang di Pulau Mangoli

TERNATE (Kalesang)- Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Fron Mahasiswa Sula, menggelar unjuk rasa di depan kediaman Gubernur Maluku Utara di Jalan Ahmad Yani, Tanah Raja, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Kamis (31/03/22).

Aksi puluhan Fron Mahasiswa Sula itu mendesak kepada Gubernur Maluku Utara segera mengeluarkan rekomendasi pencabutan 10 Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) ke Kementrian ESDM.

Koordinator Lapangan (Korlap) Abdul Haris Norau saat ditemui diselah-selah aksi membeberkan, ada 10 IUP biji besi yang masuk di Pulau Mangoli , Kepulauan Sula, Hadirnya pertambang itu akan membawa dampak buruk terhadap lingkungan masyarakat, khususnya petani dan nelayan.

“Karena identitas masyarakat mangoli adalah petani dan nelayan, sehingga akan mengancam keberlangsungan hidup mereka.” Ungkap Abdul Haris kepada Kalesang.id

Lanjutnya, dari 10 IUP sudah ada 4 pertambangan yang akan siap beroperasi dibeberapa Kecamatan Pulau Mangoli diantarnya PT. Aneka Mineral Utama di Kecpumang Utara Timur, Kecpumang Timur dan Kecpumang Tengah dengan luas 22.935.01 hektar.

PT. Wira Bahana Perkasa di Kecpumang Tengah dengan luas 7.453.09 hektar, PT. Wira Bahana Mandiri di Kecpumang Utara 4.463.73 hektar dan PT. Indo Mineral Indonesia di Kecpumang Selatan dan Barat seluas 24.440.81 hektar.

“Dari semua itu sudah jelas potensi kerusakan lingkungan akan terjadi di Pulau Mangoli.” Katanya

Abdul juga mangatakan, pihaknya meminta kepada gubernur malut KH. Abdul Gani Kasuba segera mencabut IUP yang ada di Malut, khususnya di Pulau Mangoli, Kepsul.

“Hingga kini, mereka (Satpol PP) beralasan gubernur tidak ada di kediaman.” Tutupnya

Fron Mahasiswa Sula melayangkan beberapa tuntutan yaitu, stop pengukuran lahan di desa-desa yang ada di pulau mangoli, stop rampas tanah petani penggarap, gubernur malut stop menandatangani IUP di malut, hentikan operasi CV Azzahra Karya di Desa Wailoba, masyarakat pulau mangoli menolak 10 IUP. (tr-06)

Reporter : Harisman Salim | Editor : Ibrahim

728×90 Ads