Membaca Realitas
728×90 Ads

Penyaluran KUR Meningkat, UMi Menurun

TERNATE (Kalesang)– Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Maluku Utara (Malut) tahun 2022 ini mengalami peningkatan.

Penyaluran tahun ini sampai akhir Maret telah mencapai Rp274.566.750.000 dengan jumlah debitur 5.240 orang.

Salah satu staff Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) II Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Djpb) Maluku Utara (Malut), Bambang mengatakan, capaian tahun ini telah mengalami peningkatan 86 persen dibanding tahun 2021 lalu.

“Penyaluran KUR telah mengalami peningkatan 86 persen sejak tahun 2021, untuk penyaluran per 31 Desember 2021 mencapai Rp768.207.578.515 dengan jumlah debitur 18.692.”Ungkapnya , Senin (4/4/2022)

Tambahnya penyaluran terbesar tahun ini di Kota Ternate sebanyak Rp55.951.800 dan jumlah debitur sebanyak 865.

“Di tahun 2021 juga penyaluran terbanyak di Kota Ternate yaitu Rp163.288.773.804 dengan jumlah debitur 3.479.”Jelasnya.

Lanjutnya untuk penyaluran Ultra Mikro (UMi) pada tahun 2022 hingga akhir Maret mencapai Rp133.400.000 dengan jumlah debitur sebanyak 30 yang didominasi penyalur Pegadaian.

Sementara itu, jika dibandingkan dengan penyaluran dari tahun 2020 sebesar Rp4.206.723.000 jumlah debitur 922 dan tahun 2021 sebesar Rp3.156.480.000 dengan jumlah debitur 881 yang berarti penyaluran UMi mengalami penurunan.

“Penyaluran UMi sudah mengalami penurunan 24 persen sejak tahun 2021.”Katanya

Berdasarkan data, penyebab terjadinya penurunan nilai penyaluran UMi karena sejumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) naik kelas.

“Indikasinya ada UMKM yang naik kelas, karena untuk UMi sendiri dikhususkan pada pelaku UMKM pemula yang belum difasilitasi oleh KUR.”Tutupnya.(Tr-02)

 

Reporter: Sitti Muthmainnah

Editor  : Wawan Kurniawan

728×90 Ads