Membaca Realitas
728×90 Ads

Ramai Diserbu Pengunjung, Segini Pendapatan Pedagang Takjil di Tidore

TIDORE (Kalesang) – Memburu takjil di bulan suci Ramadan sudah menjadi tradisi bagi sebagian besar umat islam di Indonesia termasuk di Kota Tidore. Maluku Utara.

Lihat saja, setiap Ramadan penjuru Kota Tidore selalu dipenuhi pedagang takjil dadakan. Meski jumlahnya mencapai ratusan, namun setiap pedagang mengaku mendapatkan keuntungan. Ada yang Rp300 ribu hingga Rp1 juta per harinya.

Amatan Kalesang.id, Kamis (7/4/2022) tepat dihari keempat Ramadan, tempat penjualan takjil di Tidore sejak Pukul 10.00 WIT sudah mulai dikunjungi pembeli.

Faisal (23) salah satu pedagang takjil di halaman depan Ruko Pintu Kiematubu, Pasar Sarimalaha Kelurahan Indonesiana, ditemui Kalesang.id mengaku setiap hari pendapatan rata-rata mencapai Rp1 juta lebih.

Faisal bukan sendiri,ia menjual dagangan milik keluarganya. Saking banyak dagangannya, Faisal bilang saat hendak diangkut ke lapak jualan harus dibagi dua kloter.

“Kloter pertama itu pukul 10 WIT hingga pukul 14.00 WIT, sedangkan kloter kedua mulai diangkut sekitar pukul 15.00 WIT.” Ungkap Faisal.

Sementara tempat jualan takjil lainnya di Tidore Utara tepat di kelurahan Rum mulai aktif berjualan sejak siang.

Amatan Kalesang.id pukul 15.00 WIT pembeli ramai belanja.

Lokasi berjualan di Keluraha Rum tak seperti lokasi pasar Sarimalaha yang ramai.

Di lokasi ini, pembeli hanya ramai saat waktu berbuka puasa. Itupun tak seberapa.

“Rata-rata pedagang disini dapat untung Rp300 ribu-Rp500 ribu per hari.”Jelasnya Mutia salah seorang pedagang di Rum sembari menambahkan semakin banyak jenis kue yang dijual semakin besar pula pendapatan.(tr-04)

 

Reporter:M Rahmat Syafruddin

Editor  :Wawan Kurniawan

728×90 Ads