Membaca Realitas
728×90 Ads

Jaksa Periksa Istri Mantan Walikota Ternate

TERNATE (kalesang) – Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Maluku Utara terus melakukan pemeriksaan saski untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi dana Hibah PKK Kota Ternate tahun anggaran 2018-2019 senilai Rp 2 miliar, Senin (18/4/2022).

Kali ini giliran mantan ketua PKK Kota Ternate periode 2019-2021, Rosdiana Mallangka yang tak lain adalah Istri mediang mantan Walikota Ternate Burhan Abdurrahman.

Pantauan kalesang.id, Rosdiana diperiksa selama 4 jam. Terhitung sejak pukul 10.00 WIT hingga pukul 14.00 WIT.

Ketika ditemui usai pemeriksaan  Rosdiana mengatakan, ini merupakan panggilan yang pertama selama dirinya menjabat sebagai Ketua PKK periode 2019-2021.

BACA JUGA: Kontraktor CV. Cipta Prasarana Dituntut 3 Tahun Penjara

Pertanyaan yang diajukan jaksa berkaitan dengan dana hibah PKK tahun 2018-2019.

“Diakhir tahun 2019 saya menjabat sebagai ketua PKK dan itu hanya antar waktu saja. Jadi anggaran di tahun 2019 tersebut saya kurang tahu.” Ucapnya kepada wartawan.

Kedatangan Rosdiana Mallangka tidak sendiri. Dia didampingi kedua orang kuasa hukumnya Arino Ridwan.

Arino Ridwan, selaku kuasa hukum Rosdiana menambahkan, kliennya hanya melanjutkan program kerja di tahun 2019 yang dimana, masa jabatan sebagai ketua tim PKK hanya 4 bulan.

“Jadi selama 4 bulan itu, untuk program kerja yang dijalankan yakni hanya Jambore PKK, semasa jabatannya di akhir tahun 2019.” Ungkapnya.

Terpisah, Koordinator Tim Penanganan Perkara Dana Hibah Kejari Ternate, Safri Abdul Muin membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.

“Iya, hari ini kami periksa mantan Ketua Tim PKK mengenai dana hibah. Pemeriksaan ini merupakan yang pertama, dimulai sekitar jam 10:00 Wit pagi tadi, dan sejauh ini sudah sekitar 13 orang saksi yang diperiksa.” Ungkapnya.(tr-07)

 

Reporter: Ikky Ahdian Umage l Editor: Zulfikar
728×90 Ads