Membaca Realitas
728×90 Ads

Ratusan Balita di Ternate Terpapar Pneumonia, Dinkes: Pencegahan Terus Dilakukan

TERNATE (kalesang)- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara mencatat ratusan balita terkena pneumonia.

Diketahui, pneumonia merupakan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang setiap tahunnya menjadi penyebab utama kematian pada anak. Pneumonia bisa disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur yang ada di udara.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Ternate, dr. Wirda Albaar mengungkapkan, penemuan suspek kasus pneumonia pada balita per Januari sampai Oktober 2023 sebanyak 469 kasus dari jumlah penduduk usia balita yaitu 20.500 penduduk balita.

“260 kasus atau 55,43 persen dari target penemuan suspek kasus pneumonia di tahun 2023, telah diobati dengan antibiotik.” Ungkapnya, Sabtu (9/12/2023).

“Alhamdulillah, belum ada kasus kematian.” Tambahnya.

Ia menuturkan, kasus pneominia pada balita di Ternate, bukan kategori Mycoplasma Pneumonia yang diduga menjadi pemicu peningkatan kasus sebesar 40 persen pada anak-anak di Tiongkok Utara.

“Meski bukan pneumonia microplasma, tapi kami telah menidaklanjuti edaran Kemenkes tentang kewaspadaan terhadap kejadian Mycoplasma Pneumonia.” Katanya.

dr. Wirda mengatakan, dengan adanya ratusan kasus itu, pihaknya berkomitmen untuk mencegah kematian akibat pneumonia. Yang mana, dilakukan dengan berbagai program di Puskemas seperti, penguatan edukasi, pemberian ASI eksklusif, pemberian imunisasi, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan penyuluhan gejala pneumonia.

“Puskesmas wajib temukan kasus pneumonia pada anak, supaya bisa ditangani secara tepat dan cepat. Agar tidak terjadi kematian.” Pungkasnya.

Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan

728×90 Ads