Membaca Realitas
728×90 Ads

Transaksi QRIS di Maluku Utara Per 2023 Capai Rp19,11 Miliar

 

TERNATE (kalesang) – Penggunaan QR Code Indonesia Standard (QRIS) di Maluku Utara selama 2023 mengalami peningkatan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara, Dwi Putra Indrawan mengungkapkan, peningkatan penggunaan QRIS tercatat meningkat dari sisi nominal, jumlah pengguna, volume, hingga jumlah merchant.

“Penggunaan QRIS terus mengalami pertumbuhan positif,” ujarnya, Kamis (7/3/2024).

Ia merinci, nominal transaksi QRIS hingga Desember 2023 mencapai Rp19,11 miliar atau meningkat 372 persen secara tahunan. Kemudian, jumlah merchant yang tersebar di Maluku Utara sebanyak 91.720 merchant atau meningkat 13,18 persen secara tahunan

“Jumlah pengguna QRIS per Desember 2023 tercatat sebanyak 75.657 pengguna, atau meningkat sebesar 146 persen dengan frekuensi transaksi mencapai 111.509 kali transaksi, atau secara tahunan meningkat 409 persen,” ungkapnya.

Meskipun meningkat, jika dibandingkan penggunaan QRIS di wilayah Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua), Dwi mengatakan, Maluku Utara masih menduduki urutan terendah.

“Tingkat utilisasi QRIS di Maluku Utara sebesar 81 persen, angka itu terendah jika dibandingkan dengan provinsi lain di Sulampua,” katanya.

Ia menuturkan, terdapat sejumlah faktor yang menjadi penghambat perluasan penggunaan QRIS di Maluku Utara. Yakni kondisi geografis dan cakupan sinyal seluler yang masih terbatas.

“Kebutuhan akses internet untuk bertransaksi menggunakan QRIS menjadi hambatan khususnya di daerah dengan sinyal terbatas. Cakupan sinyal seluler yang masih terbatas menjadi kendala utama akseptasi QRIS di masyarakat,” tandasnya.

 

Reporter: Sitti Muthmainna

728×90 Ads