Membaca Realitas
728×90 Ads

Sidang OTT KPK, Saifuddin Djuba Ungkap Pernah Berikan Uang Puluhan Juta Kepada AGK

TERNATE (kalesang) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan empat orang saksi dalam kasus dugaan pelanggaran jual beli jabatan di Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) dengan terdakwa Daud Ismail, Senin (1/4/2024).

Keempat saksi tersebut di antaranya Kadis Pora Malut, Saifuddin Djuba, Kepala Pengembangan Sumber Daya Manusia, Muhammad Miftah Bay, Sekertaris Badan Kepegawaian Daerah Idwan Asbur Bahar dan Mantan Kadis PUPR Malut, Djafar Ismail.

Baca juga:Sidang Kasus OTT KPK, Rekening Ajudan Jadi Celengan AGK

Saifuddin Djuba dalam kesaksian menyatakan, terdakwa pernah menyampaikan kepadanya kalau Abdul Gani Kasuba pernah meminta uang kepada dirinya. Meskipun begitu, jumlahnya tidak disampaikan.

“Saat itu terdakwa pernah sampaikan ke saya kalau pak AGK minta uang, tapi nilai uang tidak disampaikan.” Ungkapnya.

Saifuddin mengaku, ia dinonjop dari kadis PUPR waktu itu karena tidak memenuhi permintaan AGK untuk menyelesaikan hutang sebesar Rp17 miliar.

“Saya dipertanggungjawabkan untuk membayar hutang sebesar Rp5 miliar, namun karena saya tidak penuhi sehingga dinonjop.” Ucapnya.

Tidak hanya itu, selama menjadi kadis PUPR dirinya pernah memberikan uang puluhan juta ke AGK melalui ajudan, yakni Ramdhan Ibrahim dan Rizaldi A. Kasuba.

Baca juga:Empat Terdakwa Kasus OTT KPK Gubernur Maluku Utara Jalani Sidang Perdana

“Saya berikan tidak pernah transfer, semua secara tunai, malai dari nilai Rp10 juta hingga Rp30 juta. Semua itu diminta pak gubernur AGK.” Tandasnya.

Reporter: Juanda Umaternate
Redaktur : Yunita Kaunar

728×90 Ads