Membaca Realitas
728×90 Ads

BPOM Sofifi dan Pemkot Ternate Gelar Intensifikasi, ini Temuannya

TERNATE (kalesang)– Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sofifi, Provinsi Maluku Utara bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate melakukan intensifikasi pangan.

Intensifikasi yang dilakukan di Hypermart dan salah satu distributor, Firma Agung itu untuk memastikan keamanan pangan di Kota Ternate selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 2024.

Kepala BPOM Sofifi, Tri Wandiro,S. Farm.,Apt mengatakan, selain dua titik itu, tim terpadu juga mengunjungi 6 ritel modern lainnya.

Tambahnya, dari sejumlah titik ini, ditemukan sebanyak 22 item 65 pcs produk rusak dengan nilai ekonomi Rp588.970.

Lanjutnya, meskipun ditemukan produk rusak, hasil uji lab dengan menggunakan 7 sampel tidak ditemukan penggunaan bahan berbahaya.

“Temuan di Hypermart dan ritel modern lainnya itu, produk kemasan rusak, kalau di Firma Agung, penyimpanan pangan tanpa dialasi palet, dikhawatirkan, akan menurunkan mutu produk,” ungkapnya, Selasa (2/4/2024).

Sebagai upaya tindaklanjut, ia meminta agar sejumlah produk ini, dikembalikan ke distributor lalu digantikan dengan kemasan tidak rusak.

“Harus diturunkan dari pajangan, kemudian di retrun ke produsen, pemusnahan menjadi urusan internal. Namun laporannya akan disampaikan ke kami,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly menuturkan, menjelang Idul Fitri, pangan di Kota Ternate aman. Terutama, pada ritel dan distributor besar.

“Beberapa hal yang ditemukan tadi, seperti kaleng rusak bisa dilakukan koreksi. Takutnya bisa mengelabui masyarakat, mereka kadang tidak jeli melihat produk,” tuturnya.

Ia menegaskan, setelah ini, Pemkot akan mengambil tindakan tegas terhadap supplier yang menentang ketentuan.

“Ke Pasar tradisional nanti, untuk pastikan pangan yang diimpot dari surabaya dan manado, masih layak atai tidak,” tandasnya.

 

Reporter: Sitti Muthmainnah

Editor: Redaksi

728×90 Ads