Membaca Realitas

Triwulan I BKIPM Catat Eksport Ikan Malut Capai Rp15 Miliar Lebih

TERNATE (Kalesang)– Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) mencatat volume ekspor selama Triwulan I tahun 2022.

Pelaksana Koordinator Pengawasan, Pengendalian Data, dan Informasi BKIPM Ternate, Basuki Dwi Arianto mengatakan Ekspor Komoditi Non Hidup mencapai

88,115 Kilogram (Kg) dengan nilai Rp14.196.465.741, Sedangkan untuk komoditi hidup sejumlah 5.405 Ekor dengan nilai Rp969.989.920.

Ia merinci, komoditi Non Hidup yang masuk dalam 5 besar yang dominan dieskpor diantaranya Tuna Loin 60.421 Kg, Ikan Tuna Beku 17.750 Kg, Ikan Kakatua 3.234 Kg, Ikan Botana 2.590 Kg, dan Ikan Kerapu sebanyak 2.370 Kg. Dan untuk komoditi hidup yaitu Kepiting Bakau sebanyak 5.405 Ekor.

Untuk ekspor kepiting bakau ke Singapore sedangkan Ikan Tuna, Loin dan lainnya ke Vietnam, Amerika, serta Korea.

“Pelaku usaha atau eksportirnya dari Ternate dan Sofifi setiap pekan sekali biasanya ada pengiriman.”Jelasnya.

Sementara itu, tahun 2021 tercatat total volume Ekspor Komoditi Non Hidup sebanyak 469,067 Kg dengan nilai Rp54.216.534.919, dan untuk Komoditi Hidup sebesar 12,608 Ekor dengan Nilai Rp2.542.163.271.

Ia menjelaskan, komoditi Non Hidup yang dominan pada Tahun 2021 diantaranya Tuna Loin sebanyak 371.093 Kg, Ikan Tongkol 25.003 Kg, Tuna  Beku 23.840 Kg, Ikan Layang 19.660 Kg, dan Ikan Botana 8.779 Kg.

Untuk komoditi hidup paling dominan yaitu Kepiting Bakau yang diekspor sebanyak 12.524 Ekor dan Lobster sebanyak 84 Ekor.

“Negara tujuan ekspornya sama dengan tahun 2022.”Ungkapnya.

Selain luar negeri tahun 2021 lalu, ada juga pengiriman domestik untuk tujuan Jakarta, Manado, Batam, Makassar,dan Denpasar.

Dengan jumlah volume ekspor 25.373 ekor Kepiting, 62.423 ekor Lobster, 2 .094 Kg lobster beku, dan Kepiting beku sebanyak 120 kilo.

“Namun pengiriman domestik masih bergantung pada harga, jika harganya masih bagus baru dikirim.”Pungkasnya.

Sedangkan kabupaten yang melakukan pengiriman domestik yakni Halmahera Selatan, Morotai, Halmahera Utara, dan Ternate.(M-02)

 

 

Reporter : Sitti Muthmainnah

Redaktur: Wawan Kurniawan