Membaca Realitas
728×90 Ads

Menteri Pertanian Harap Provinsi Lain Contohi Gerakan Pangan Merdeka Provinsi Sulbar

JAKARTA (kalesang) – Mengikuti arahan Presiden Joko Widodo, untuk berupaya menghadapi krisis pangan global. Pejabat (Pj) Gubernur Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Akmal Malik, membidani Gerakan Merdeka Pangan (GMP) yang ditandai dengan menanam bibit jagung dan kedelai.

Akmal ketikda dikonfirmasi wartawan mengaku kalau khusus di provinsi Sulbar sensiri, gerakan difokuskan pada dua komoditi, yakni jagung dan kedelai.

“Sasaran tanam untuk jagung dan kedelai di lahan seluas 14 hektare, di sejumlah titik tersebar di 6 kabupaten se-Sulbar. Ini langkah awal, selanjutnya penanaman oleh 6 kabupaten dan target kita 40 ribu hektare.” Ujar Pj. Gubernur Sulbar, seperti dikutip kalesang.id dari CNNIndonesia. Sabtu, (13/8/2022)

Dikatakannya memaparkan, 40 ribu hektare lahan untuk penanaman jagung dan kedelai ini, rencananya tersebar pada lahan yang dikelola petani, masyarakat umum, dan pemerintah di 6 kabupaten.

“Dari target luas tanam tersebut, diharapkan dapat memproduksi enam ton per satu hektare nantinya.” Ucapnya

Akmal yang juga Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan agar hasil panen dari lahan yang digarap melalui gerakan Merdeka Pangan tidak diperjual belikan.

“Kita bagikan ke masyarakat, saya minta jangan dijual. Karena ini semoga menjadi langkah baik untuk ketahanan pangan di Sulbar, khususnya menghadapi krisis pangan.” Kata Akmal.

Lebih jauh, Akmal pun berterima kasih atas dukungan dan kerja sama berbagai pihak sehingga gerakan Merdeka Pangan dapat berjalan lancar.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), yang hadir secara virtual mengatakan bahwa, Provinsi Sulbar memiliki potensi besar seperti padi, jagung dan kedelai. Sehingga, pencanangan Gerakan Merdeka Pangan dapat menambah nilai produksi pangan di Sulbar.

“Masalah pangan merupakan masalah yang sangat penting dan tidak bisa ditunda.” Tegas Menteri Pertanian

Ia kemudian menyatakan siap untuk mendukung kegiatan ini, dengan berharap seluruh daerah dapat mengikuti gerakan pangan ini.

Semntara Kadis Pertanian Provinsi Sulbar, mengaku jika kegiatan ini melibatkan seluruh Dinas Pertanian di Sulbar, juga oleh komunitas pertanian setempat.

“Kegiatan ini kita beri nama program Merdeka Pangan yang digagas oleh Pak Gubernur. Pangan utama kita yaitu padi, jagung dan kedelai.” Ujarnya

Menurutnya untuk padi daerha sudah surplus, tanaman jagung juga, dimana sisa kedelai yang produktivitasnya masih perlu ditingkatkan.

Sehingga pada kesempatan ini, kedelai akan menjadi tanaman wajib bagi para petani yang ikut program ini, mengingat saat ini ketersediaannya sangat terbatas. Tutupnta (tr-08)

 

 

Reporter : M. Rifdi Umasangadji
Redaktur : Wawan Kurniawan

728×90 Ads