TERNATE (kalesang) – Kepala Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib secara langsung memantau proyek pembangunan Pelabuhan Hiri di Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Maluku Utara.
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan, progres pekerjaan lanjutan dan meminta agar menyelesaikan secepatnya proyek pembangunan Pelabuhan Hiri di tahun 2022.
“Agenda itu saya memantau di Kecamatan Pulau Hiri dan Pelabuhan Hiri di Sulamadaha. Sedangkan Minggu depan saya akan pantau ke Moti dan Bulan depan saya ke Batang Dua.” Ucap Rus’an pada Jumat (26/8/2022).
Ia mengatakan, sebagai sudah seharusnya sebagai kepala dinas harus memantau langsung ke lapangan guna memastikan suatu pekerjaan. Rus’an menuturkan, pekerjaan lanjutan pelabuhan Hiri memang sudah dilakukan kontrak, tetapi belum berjalan.
“Olehnya itu saya langsung ke lapangan untuk melihat dan memeriksan kendala dalam pekerjaan.” Katanya.
Setelah dilakukan pemantauan, lanjut Rus’an memang terdapat banyak kendala terutama lokasi pelabuhan terlalu sempit, kedalaman laut terbatas, sehingga metode pelaksanaan pekerjaan sedikit rumit.
“Lokasi sekitaran itu kan pasang surut, sehingga kita bekerja harus menunggu air laut naik atau pasang baru bisa dikerjakan. Karena kedalaman di sekitaran pelabuhan juga terlalu kecil.” Ungkapnya.
“Memang ini dibuat bukan untuk pelabuhan kapal tetapi untuk motor kayu. Sehingga untuk mendatangkan alat itu sangat sulit. Sehingga kami mencari cara untuk memakai ekskavator dan diapungkan menggunakan rakit untuk memasang itu.” Sambung Rus’an.
Kendati begitu, mantan Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Utara ini memastikan minggu depan sudah action, sehingga bulan depan sudah dapat dimasukan tetrapod.
“Saya target September sudah bisa selesai.” Tukasnya. (m-01)
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Wawan Kurniawan
