Membaca Realitas

DPRD Minta Pemkot Ternate Buka Skema Penganggaran Rencana Pembangunan RSUD Ternate

TERNATE (kalesang) – Wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate untuk membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ternate di kawasan Kelurahan Kalumata terus di sorot DPRD Kota Ternate, Maluku Utara.

Sorotan itu datang dari Wakil Ketua I DPRD Kota Ternate, Heny Sutan Muda yang mempertanyakan skema pembiayaan dan harus membuka ke publik terkait pembangunan RSUD Ternate tersebut, di mana diketahui sebesar Rp1,69 triliun dari PT. WIKA.

“Bagaimana sistem administrasi keuangannya. PT. WIKA yang menggunakan dananya untuk pembangunan tersebut dan kemudian Pemkot mencicil secara berkesinambungan.” Ucap Heny Rabu (21/9/2022) kemarin.

Menurutnya, Pemkot Ternate sebaiknya menjelaskan skema mengenai pembiayaan sebelum memasuki tahapan pembahasan pembangunan, meliputi skema administrasi keuangan, apakah menggunakan pinjaman ke SMI atau melalui kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

“Jika melalui skema pembiayaan KPBU atau apapun bentuknya, maka sebaiknya Pemerintah Kota bisa lebih bijak atau meneliti tahapan administrasi sebelum mempublish suatu program ke ruang publik.” Jelas Heny.

Apalagi, lanjut Politis Demokrat itu, sejak awal PT. WIKA sudah digaungkan namanya sebagai pelaksana pembangunan, bahkan mengundang Pemkot maupun DPRD untuk mempresentasekan kegiatan tersebut, semestinya Pemkot Ternate lebih paham bentuk kerjasamanya.

“Baik melalui skema pinjaman SMI maupun KPBU, semuanya akan bermuara pada proses pengadaan barang dan jasa, dan proses tersebut belum jalan sampai saat ini bahkan sumber dana maupun pagu anggaranpun belum ada.” Katanya.

Karena itu, DPRD meminta Pemkot Ternate perlu meluruskan posisi PT. WIKA, apakah sebagai perencana, pelaksana penyadang dana, jika PT. WIKA adalah sebagai pelaksana, maka patut diduga ada pemunafikan jahat.

“Dan bisa terjadi pertentangan kepentingan karena belum ada proses administrasi namun nama PT. WIKA sudah didengar enam bulan sebelum ini sebagai pelaksana kegiatan pembangunan rumah sakit.” Tegas Heny.(m-01)

 

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Wawan Kurniawan