TERNATE (Kalesang) – Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara sebut program Rumah UMi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bagian dari pilar pertumbuhan ekonomi.
Deputi Perwakilan BI Maluku Utara, Setian mengatakan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) UMi perlu menjadi perhatian. Karena UMKM UMi ini merupakan salah satu hal penting.
“Bukan hanya UMKM besar yang diperhatikan dan didorong, UMKM UMi juga penting.” Katanya, Rabu (23/11/2022).
Setian memberikan apresiasi, sebab transaksi digital atau pembayaran dengan Qris juga digunakan di Rumah UMi tersebut.
“Kami senang sekali, karena UMKM di Rumah UMi sudah menggunakan pembayaran dengan Qris.” Ungkapnya.
Baca Juga: Video Pecahan Uang Kertas 1.0 Beredar, ini Tanggapan BI Malut
Setian berharap dengan kerja sama fiskal moneter ini, terus berlanjut terutama dalam mendorong para pelaku UMKM UMi.
“Semoga UMKM UMi yang dibina bertambah lagi, lalu yang sudah dibina menjadi mandiri sehingga lapak yang digunakan bisa digantikan dengan UMKM UMi yang lain.” Harapnya.
Kemudian, kata dia, agar pemerintah daerah (Pemda) turut berkolaborasi, dalam hal ini lokasi Rumah UMi yang lebih baik.
“Bisa jadi berkembang ke Pemda, tidak salahnya jika Pemda memiliki lokasi yang lebih bagus, maka bisa menggandeng DJPb dan BI untuk mereplikasi yang sudah ada.” Pungkasnya.(M-02)
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Junaidi Drakel
