Membaca Realitas

Pendapatan Pedagang di Wisata Tulang Ikan Dufa Dufa Ternate Tidak Menentu

TERNATE (Kalesang) – Pendapatan pedagang di tempat wisata tulang ikan, Kelurahan Dufa Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, tidak menentu.

Pedagang yang berjualan di sepanjang jalan itu, jika di pagi hari sangat sepi dengan pengunjung. Agak ramai apabila sudah di sore hari.

Ona, salah satu penjual di wisata tulang ikan mengungkapkan, dalam satu minggu itu ada hari tertentu saja yang ramai.

Baca Juga: Harga Ikan di Pasar Dufa Dufa Ternate Naik  

“Yang paling ramai di hari Sabtu, Minggu, dan Senin.” Katanya kepada kalesang.id, Rabu (30/11/2022).

Rata-rata, lanjut Ona, menu yang disiapkan untuk dijual itu kelapa muda, pisang goreng, air guraka, dan minuman dingin.

“Secara keseluruhan samua sama, kalau saya jualnya pisang goreng, air guraka, minuman dingin, dan kelapa muda. Untuk pendapatan, tidak menentu. Tapi dalam sebulan bisa mencapai Rp400 ribu.” Ujarnya.

Baca Juga: Nahkoda Speedboat di Pelabuhan Dufa Dufa Ternate Utamakan Keselamatan Penumpang

Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya, yakni Ira. Menurutnya, pendapatan mereka dalam sebulan itu bisa capai Rp400 per bulan, kadang di bawah dari itu.

“Memang hari Sabtu, Minggu dan Senin itu ramai. Tapi kalau hujan, pasti sunyi. Kami juga tidak bisa berjualan.” Pungkasnya.(tr-08)

 

Reporter: Marwan Agil

Redaktru: Junaidi Drakel