Membaca Realitas

Bangun Ekonomi Kreatif, Music Corner Bakal Beri Kejutan Akhir Tahun

TERNATE (kalesang) – Komunitas seni bernama Music Corner bakal membuat kejutan di akhir tahun 2022. Pasalnya, akhir tahun nanti bakal digelar event yang diharapkan mampu mendongkrak pergerakan ekonomi kreatif dalam membangun sinergi kolaborasi dari berbagai sektor.

Dalam jumpa Press Conference Tepatnya di Benteng Orange yang bertajuk TimsArt 4.0 Road To Markeast Fest 2023 menghadirkan empat narasumber yakni Ketua Music Corner Firdana Mahdi Assagaf, CEO Markeast Rima Jaozah, Kelapa Suku Music Corner Eross Mahifa dan Pembina komunitas Zandry Aldin.

Ketua Music Corner, Firdana Mahdi Assagaf menuturkan, tema yang diangkat adalah “Dari Timur Bersua Karya”, ini merupakan kali empat atau dikenal dengan TimsArt Fest 4.0 sebuah event kolaborasi yang mengangkat musisi, seniman dan pelaku industri kreatif lokal untuk lebih inovatif dan kreatif.

“Pembuktian ini, sebagai wujud pengabdian atas pergerakan Komunitas Maluku Utara dan khususnya di Ternate agar terus tumbuh sebagai anak muda yang lebih kreatif dan inovatif.”Ungkapnya disea-sela press conference Jum’at (16/12/2022) sore.

Ia menambahkan, kegiatan dengan tagline ‘Bangga Karya Lokal dan Lokal Support Lokal’ ini, akan menampilkan sekitar 22 musisi dengan karya orisinil, 3 komika yang semuanya lokal dan 2 artis nasional yaitu Pusakata, Atir Speaker First dan Muria Mardika.

Event ini kata Firdana, akan dilaksanakan 22-24 Desember 2022, adapun rangkaian event selama tiga hari dimulai dari Music Performance, Stand Up Comedy, Sharing Session, Talkshow, TimsArt Choice Award 4.0 dan Art Instalation.

Target untuk pengunjung katanya, sekitar 4 ribu orang. Dengan harapan kolaborasi HEXAHELIX atau lintas subsektor yang melibatkan berbagai pihak aggregator seperti inkubator, enabler, akselerator, hingga lembaga keuangan, agar dapat meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pelaku ekonomi kreatif Kota Ternate.

Selain itu sambung Firdana, Market East Festival adalah sebuah ruang untuk memberdayakan pelaku UMKM lokal yang sebagian besar baru merintis usaha StartUp agar memiliki usaha yang terus berkembang.

Dalam kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan peluang kolaborasi dengan frameword Hexahelix menjadi kunci sinergi multi stakeholder yang dilakukan dengan melibatkan keseluruhan pelaku melalui Connect, Colaborate dan Commerce untuk membentuk brand Ternate yang lebih sukses.

“Dari data yang kami terima, terdapat 40 UMKM yang mendaftar dan sejauh ini 25 UMKM yang kami saring, memang sesuai kebutuhan event kami sediakan 25 booth UMKM.”Katanya.

Rangkaian event ini juga berkolaborasi dengan Disperindag Kota Ternate yang menginisiasi kegiatan Expo IKM dengan tujuan untuk mempromosikan produk IKM serta menjalin kemitraan antara IKM dengan sektor ekonomi lainnya.

“Event ini juga diproyeksikan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan hari jadi Ternate ke-772.” Tambahnya.

Ada juga kegiatan temu bisnis antara para pelaku usaha yang digelar Kamis (22/12/2022), di lokasi festival.

Dalam kegiatan temu bisnis ini sambung Firdana, Disperindag berperan sebagai fasilitator untuk mempertemukan para pengusaha kecil dengan pelaku usaha besar yang ada di Kota Ternate seperti, Hypermart, Muara Mart, Muara Hotel, Alfamidi, Indomaret, Toko Dua Sekawan serta beberapa usaha besar lainnya.

“Tujuan kegiatan ini agar terjalin kerjasama antara pelaku usaha kecil lokal dengan pelaku besar dan sektor ekonomi lainnya sehingga dapat memperluas pemasaran produk agar dapat dikenal secara luas.”Tandasnya. (tr-04)

 

 

Reporter: Siti Halima Duwila
Redaktur: Wawan Kurniawan