Persoalan Genangan Air di Akehuda Ternate akan Ditangani
BPBD: Kami Harapkan Permasalahan Bisa Diselesaikan
TERNATE (kalesang) – Beberapa hari terakhir hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah Provinsi Maluku Utara, termasuk Kota Ternate.
Parahnya, di Kota Ternate sendiri terdapat beberapa kelurahan yang kerap menikmati genangan air saat musim hujan.
Salah satunya adalah Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara. Yang mana, genangan air yang melanda wilayah tersebut disebabkan posisi topografis yang terbilang miring ke arah gunung, bukan miring ke arah pantai.
Selain itu, selokan yang kecil juga menjadi penyebab lain, karena tidak mampu menampung debit air yang terlalu tinggi. Akibatnya, RT 005, RT 004, RT 006, RT 008 dan RT 009 sering tergenang air hujan.
Baca Juga: Dinas Pertanian Kota Ternate Diminta Awasi Stok Ayam Jelang Ramadhan
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Ihsan Hamzah mengatakan, pihaknya telah turun cek ke lapangan dan berkoordinasi dengan lurah dan masyarakat setempat.
“Kita sampaikan ke lurah, coba komunikasi ke masyarakat agar BPBD segera mengambil langkah-langkah untuk penanganan.” Katanya, Rabu (25/1/2023).
Meskipun demikian, Ihsan mengemukakan akan berkoordinasi dulu dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate, kalaupun hal tersebut tidak ditangani, maka BPBD yang akan tangani.
Baca Juga: Uang Tidak Layak Edar Bakal Ditarik
Untuk perencanaannya, dia menambahkan, yaitu pekerjaan konstruksi selokan juga akan diperhitungkan nantinya, jadi pihaknya turun memantau lokasi genangan air tersebut.
“Sehingga yang kami harapkan, penanganan yang dilakukan bisa selesaikan permasalahan yang ada di wilayah tersebut. Di situ biar hujannya tidak lebat, tetap saja air tergenang.” Ungkap Ihsan.
Jadi, lanjutnya, pihaknya memberikan kesempatan kepada lurah untuk komunikasi ke masyarakat. Sebab jika pekerjaan akan dilakukan, maka mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar wilayah itu.
“Kalau memang masyarakat setuju, berarti kita akan tangani, dan kita juga sudah koordinasi dengan PU. Kalau memang belum masuk di PU tahun ini, berarti BPBD yang masuk.” Tandasnya.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
