Membaca Realitas

Mubin Tuding Pemkot Ternate Banyak Berangan-angan

PAD Jauh dari Target

TERNATE (kalesang) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate serius memperhatian pengembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Ternate.

Karena, sumber PAD Kota Ternate, baik pajak daerah maupun retribusi sejauh ini terlihat stagnan. Meskipun sudah dilakukan intensivikasi dan ekstensivikasi, tetapi dari tahun ke tahun tidak juga beranjak naik atau memenuhi target.

“Pajak daerah itu ada 10 item, dengan target sebesar Rp64 miliar lebih. Namun, hanya 6 item yang memenuhi target, sementara empat lainnya tidak. Termasuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Dimana targetnya Rp6 miliar, capaiaannya hanya Rp5,7 miliar lebih.”Kata Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate, Mubin A. Wahid, Sabtu (28/1/2023).

Kemudian lanjut Mubin, untuk retribus daerah sendiri, terdapat 20 item dengan target Rp33 miliar lebih, total pendapatannya hanya Rp18 miliar lebih atau 55, 7 persen.

“Jadi yang hanya mencapai target 100 persen adalah retribusi di bagian kesehatan. Dengan target Rp50 juta, capaiannya Rp75 juta lebih. Sementara 19 item lainnya tidak mencapai target.” Kesalnya.

Mubin menambahkan, Komisi II DPRD Kota Ternate meminta agar Pemkot Ternate dapat mencari sumber-sumber pendapatan lain yang signifikan untuk meningkatkan PAD Kota Ternate.

Salah satunya adalah, kekayaan daerah yang dipisahkan yaitu, pada perusahan daerah, baik itu Perumda Ake Gaale maupun BPRS Bahari Berkesan, untuk menjadi sumber PAD yang signifikan pada tahun yang akan datang.

“BPRS ini tiga tahun terakhir sangat signifikan memberikan sumbangsi PAD. Misalnya di tahun 2020 BPRS sudah berikan sumbangsi Rp1,4 miliar. Kemudian 2021 Rp2,2 miliar, sementara 2022 ini Rp2,5 miliar.” Ucapnya.

Politisi PPP itu mengakui, memang pengembangan BPRS dari tahun ke tahun cukup besar karena mampu mendorong PAD Kota Ternate. Untuk itu, Pemkot punya peluang besar untuk mensuport BPRS agar kedepan bisa memberikan sumbangsih PAD sebagai salah satu sumber yang signifikan pada tahun akan datang.

“Tahun 2024 Pemkot sudah harus punya langkah-langkah cepat untuk mencari sumber pendapatan lain, yang bisa meningkatkan PAD. Jangan terlalu banyak berevoria dan berangan-angan.” Pungkasnya.(tr-01)

 

Reporter: Juanda Umaternate
Redaktur: Wawan Kurniawan