Aksi Tolak Penggusuran Lahan di Maliaro Ternate Nyaris Chaos
Massa Aksi Desak Bertemu Pihak PN Ternate
TERNATE (kalesang) – Aksi penolakan pengusuran rumah warga yang digelar ratusan mahasiswa mengatasnama Aliansi Masyarakat Maliaro, Kalumpang dan Kalumata Bersatu nyaris chaos setelah sempat bentrok dengan pihak kepolisian, Jumat (26/3/2023) sore.
Berita Terkait:Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Aksi Tolak Penggusuran Lahan di Kelurahan Maliaro Ternate
Amatan kalesang.id dilokasi, aksi saling dorong antara massa aksi dan pihak aparat kepolisian bermula saat massa aksi meminta agar pihak Pengadilan Negeri (PN) Kota Ternate turun melakukan hearing dengan massa aksi.
Namun pihak aparat kepolisian beralasan bahwa saat ini pihak PN Ternate, Kapolres dan Ketua DPRD Kota Ternate sedang melakukan rapat di Polres Ternate untuk membahas terkait masalah penggusuran lahan warga.
Alasan ini ditolak massa aksi dan terus mendesak agar hearing menghadirkan pihak PN Ternate.
Akhirnya muncul gesekan aksi saling dorong antara massa aksi dan aparat kepolisian namun tak berlangsung lama.
Anto, salah satu massa aksi mengatakan, pihaknya bersama rekan-rekan menggelar aksi ini tidak bermaksud melakukan tindakan anarkis.
“Saya berharap aparat kepolisian tidak terprovokasi dengan situasi yang ada, intinya kita tidak mau anarkis.” Ungkap Anto saat ditemui kalesang.id di sela-sela massa aksi.
Reporter : Dedi Sero-Sero
Redaktur : Kurniawan Andili

