Membaca Realitas

Wizz Baker Sukses Bikin Ribuan Orang di Tugulufa Tidore ‘Galau’

Ribuan Warga Tidore Padati Lokasi Konser

TIDORE (kalesang) – Wizz Baker musisi berdarah Ambon berhasil menciptakan suasana ‘galau’ saat konser di acara malam Apresiasi Capten Ali Ibrahim dan Ayah Erik di Pelataran Pantai Tugulufa Tidore Kepulauan, Sabtu (17/6/2023) tadi malam.

Musisi bernama lengkap Andy S Tuharea yang besar di Sorong, Papua Barat,  saat ini memang menjadi trend di kalangan masyarakat Indonesia Timur. Selain dikenal dengan suaranya yang khas, Wizz Baker juga mahir dalam mendistribusikan kegalauan bagi kaum hawa seusai mendengar lagu-lagunya.

Tak hanya itu, netizen pun menjuluki musisi ini sebagai Bruno Mars-nya Indonesia. Hal ini lantaran style dan pesonanya dianggap mirip dengan musisi asal Amerika itu.

Wizz Baker berhasil menyulap ribuan penonton terutama kaum hawa berteriak histeris ketika mengangkat setiap penggalan lirik lagunya yang mengartikan tentang patah hati. Apalagi pas dia mulai membawakan lagunya yang berjudul “Mulai Malam Ini”.

Saat Wizz Baker melantunkan sepenggal lirik “Mulai malam ini”, ribuan penonton baik laki-laki maupun perempuan bersorak kompak serentak “Ale su jadi orang pung sayang”.

Suasana galau itu makin menusuk saat Wizz meminta para penonton menyalakan Flashlight Handphone penonton. Gemuruh penonton menyertainya bernyanyi hingga lagu pamungkas “Rindu Rumah”.

Di konser persaudaraan tersebut, Wizz Baker membawakan beberapa lagunya hitsnya yakni, “Malam”, “Kenapa Begitu”, “Tarada”, “Paling Sayang Dia”, “Sa Fly”, “Se Yang Paksa”, “Mulai Malam Ini”, “Rindu Rumah” serta salah satu lagu lawas daerah Tidore berjudul “To Hoda Rewa”.

Kepada Kalesang.id, sejumlah penonton konser tersebut mengaku bahwa konser Wizz Baker ini berbeda dengan konser-konser sebelumnya yang digelar di Pelataran Pantai Tugulufa, karena hampir semua lagu yang dibawakan adalah lagu Hits hingga atmosfir konser terasa berbeda.

Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Kurniawan Andili