Membaca Realitas

PMI Ternate Ajak Warga Donor Darah di Ramadan, Targetkan 100 Pendonor

TERNATE, Kalesang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Ternate menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan aksi donor darah di Markas PMI Kota Ternate, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian kemanusiaan sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit.

Aksi kemanusiaan tersebut mendapat antusias tinggi dari berbagai kalangan masyarakat. Para pendonor yang berpartisipasi juga menerima paket “Pakesang Ramadan” sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka.

Ketua PMI Kota Ternate, Muhajirin Bailussy, mengatakan kegiatan donor darah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun, termasuk pada bulan Ramadan. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan di rumah sakit tetap terjaga.

Menurutnya, berbagi pada bulan suci Ramadan tidak hanya sebatas menyediakan makanan berbuka puasa, tetapi juga dapat dilakukan dengan mendonorkan darah yang sangat dibutuhkan oleh pasien.

“Berbagi di bulan Ramadan tidak hanya dalam bentuk makanan berbuka, tetapi juga dengan mendonorkan darah sebagai bentuk kontribusi kemanusiaan kepada sesama. Di luar Ramadan, kegiatan ini juga rutin kami lakukan, sehingga kami mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi,” ujar Muhajirin.

Ia menambahkan, permintaan darah di rumah sakit cukup tinggi, terutama untuk golongan darah A. Sementara itu, golongan darah AB termasuk yang paling sulit ditemukan.

Berdasarkan data PMI, pendonor dengan golongan darah A dan B masih mendominasi, sementara kebutuhan darah terus meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan pasien.

“Beberapa waktu lalu PMI juga menggelar donor darah. Kegiatan ini bertujuan memastikan kebutuhan darah di beberapa titik yang belum terjangkau dapat terpenuhi. Kami menargetkan lebih dari 50 hingga 100 pendonor agar ketersediaan darah tetap terjaga, dan saya optimistis jumlahnya bisa melampaui target,” katanya.

PMI Kota Ternate berharap melalui kegiatan ini ketersediaan stok darah di rumah sakit dapat terus terpenuhi sehingga dapat mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan, baik untuk keperluan operasi maupun penanganan medis lainnya.