Tobelo, Kalesang – Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Maluku Utara, Nasri Abubakar, menekankan pentingnya sportivitas, profesionalisme perangkat pertandingan, serta kesiapan atlet dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Hal itu disampaikan Nasri saat menghadiri pembukaan cabang olahraga tinju pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara yang dibuka secara resmi oleh Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, di Tobelo, Kamis (11/6/2026).
Dalam sambutannya, Nasri mengajak seluruh atlet, pelatih, manajer, wasit, hakim pertandingan, dan para pendukung untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama pelaksanaan kompetisi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen kabupaten dan kota se-Maluku Utara yang telah ambil bagian dalam ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Menurut Nasri, Porprov V Maluku Utara memiliki peran penting dalam pembinaan olahraga tinju. Selain menjadi arena persaingan prestasi, kejuaraan ini juga menjadi sarana evaluasi dan seleksi atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan nasional.
“Mulai dari hari pertama hingga pertandingan berakhir nanti, kami akan terus melakukan pemantauan. Karena pada Oktober mendatang kita akan menghadapi ajang olahraga nasional cabang bela diri di Sulawesi Utara. Oleh karena itu, para atlet harus menunjukkan kemampuan terbaik agar dapat memperkuat tim Maluku Utara,” ujar Nasri.
Ia menegaskan bahwa seluruh petinju memiliki kesempatan yang sama untuk membuktikan kemampuan dan kualitasnya. Karena itu, para atlet diminta memanfaatkan Porprov sebagai ajang pembuktian diri sekaligus pintu menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Selain atlet, Nasri juga menaruh perhatian pada peran perangkat pertandingan. Ia berharap seluruh wasit dan hakim dapat menjalankan tugas secara objektif dan profesional guna menjaga kualitas serta kredibilitas kejuaraan.
“Saya berharap seluruh wasit dan hakim dapat memberikan penilaian secara objektif serta memposisikan diri sebagai perangkat pertandingan yang adil. Keberhasilan kejuaraan ini sangat bergantung pada profesionalisme kita bersama,” katanya.
Sementara itu, Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam persiapan pelaksanaan Porprov. Namun, pemerintah daerah bersama panitia terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta yang mengikuti pertandingan.
Menurut Piet, Porprov menjadi momentum penting untuk mengukur perkembangan prestasi olahraga di seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara. Berdasarkan hasil pemantauannya, seluruh rangkaian pertandingan sejauh ini berjalan dengan baik dan lancar.
“Dari hasil pantauan sejak pertandingan berlangsung, saya melihat semuanya berjalan dengan baik. Mudah-mudahan kondisi ini dapat terus terjaga hingga seluruh pertandingan selesai dilaksanakan,” ujarnya.
Melalui ajang Porprov V Maluku Utara, cabang olahraga tinju diharapkan tidak hanya melahirkan juara daerah, tetapi juga menghasilkan atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Maluku Utara pada tingkat nasional maupun internasional.
