Pendaki 21 Tahun Sakit di Pos 5 Gamalama, Basarnas Lakukan Evakuasi
TERNATE, Kalesang – Seorang pendaki Gunung Gamalama, Halida Lasakolah (21), mengalami sakit saat turun dari puncak dan tertahan di Pos 5 jalur pendakian, Kota Ternate, Maluku Utara, Senin (17/8/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Iwan Ramdhani, mengatakan pihaknya menerima laporan dari rekan korban yang meminta bantuan evakuasi setelah korban tidak mampu melanjutkan perjalanan turun.
“Korban dilaporkan mengalami sakit saat berada di Pos 5 jalur pendakian Gunung Gamalama. Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan Tim Rescue untuk melakukan evakuasi,” kata Iwan.
Iwan menjelaskan, korban bersama rombongan mulai melakukan pendakian menuju puncak Gunung Gamalama pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIT.
Rombongan kemudian bermalam atau bivak di Pos 3. Pada Senin (17/8/2026), korban bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju puncak.
Sekitar pukul 11.40 WIT, setelah selesai melakukan aktivitas di puncak, rombongan mulai turun. Namun, ketika tiba di Pos 5, korban mengalami sakit sehingga tidak mampu melanjutkan perjalanan.
“Rekan korban kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada Kantor SAR Ternate dan meminta bantuan untuk proses evakuasi,” ujar Iwan.
Menindaklanjuti laporan itu, pada pukul 12.55 WIT Tim Rescue Basarnas Ternate bergerak menuju Kelurahan Moya menggunakan Rescue Car.
Setibanya di Kelurahan Moya, tim melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Pos 5 jalur pendakian Gunung Gamalama untuk mengevakuasi korban.
Dalam operasi tersebut, Basarnas Ternate melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, komunitas pencinta alam, serta masyarakat setempat.
Korban diketahui bernama Halida Lasakolah, 21 tahun, perempuan, warga Kelurahan Akehuda, Kota Ternate.
Iwan mengatakan, proses evakuasi dilakukan dengan memperhatikan kondisi korban serta keselamatan seluruh personel yang terlibat.
“Tim saat ini melakukan upaya evakuasi terhadap korban dari Pos 5 menuju lokasi yang lebih aman. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan setelah tim mendapatkan informasi terbaru di lapangan,” katanya.

