16 Mahasiswa Program Studi Sejarah Unkhair Ternate Lakukan MBKM di Kepsul
SANANA (kalesang) – Sebanyak 16 mahasiswa Program Studi Sejarah Universitas Khairun Ternate melaksanakan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Desa Wainin, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulaun Sula (Kepsul).
Kedatangan mahasiswa Unkhair Ternate itu disambut baik oleh Kepala Desa Wainin, Usmono Gai, Rabu (19/10/2022).
Usmono dalam sambutannya sangat mengapresiasi program MBKM yang merupakan hasil kerja sama antar Kemenristek Dikti dan Kementrian Desa PDTT dalam membangun desa melalui program ini.
“Program MBKM merupakan sebuah kegiatan mahasiswa yang tentunya bertujuan untuk membangun desa serta belajar dari desa. Saya selaku pemerintah desa sangat berterima kasih, karena desa kami sudah dipilih sebagai desa binaan untuk program yang nanti dicanangkan.” Kata Usmono.
Bahkan, Usmono menambahkan, kerja sama antara Unkhair dan Desa Wainin merupakan satu kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan desa melalui sektor pendidikan.
“Kami harapkan teman-teman mahasiswa mampu menyalurkan pengetahuan untuk kemajuan desa kami.” Harap Usmono.
Baca Juga: Pemda Halbar Terima 74 Mahasiswa FEB Unkhair Ternate yang Ikut Kegiatan MBKM
Tentu, Ketua Program Studi Sejarah Unkhair Ternate, Jainul Yusup mengatakan, mahasiswa yang sudah dititip untuk belajar secara mendiri di lingkungan masyarakat Desa Wainin akan memberikan kontribusi baik.
“Mahasiswa yang ada di Desa Wainin akan belajar secara mandiri melalui lingkungan desa serta mempu berkolaborasi membangun desa bersama masyarakat.” Kata Jainul.
Jadi, lanjutnya, ada 8 program inti yang akan difokuskan dalam MBKM 2022 kali ini, yakni gerakan literasi, bersama pemuda membangun rumah baca, peduli dan kampanye pendidikan, kesehatan, kebudayaan, merawat keberagaman dan pengembangan UMKM.
“Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Program Studi Sejarah FIB Unkhair dengan Pemerintah Desa Wainin yang ditandatangani langsung Ketua Program Studi Sejarah Unkhair Ternate, Jainul Yusup dan Kepala Desa Wainin, Usmono Gay.” Pungkasnya.
Sekadar diketahui, kegiatan penyerahan mahasiswa MBKM Prodi Sejarah FIB Unkhair yang dihadiri oleh dosen Ilmu Sejarah, Ketua Program Studi Ilmu Sejarah, Jainul Yusup, Nani Jafar, Junaib Umar, dan Pheres Sunu Widjayengrono.(tr-02)
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Junaidi Drakel
