TERNATE, Kalesang – Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bahari Berkesan tetap memberikan pelayanan perbankan pada penghujung tahun 2025.
Meski secara umum mengikuti kalender libur nasional dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah, BPRS Bahari Berkesan memastikan layanan operasional tetap berjalan pada 30–31 Desember 2025.
Direktur BPRS Bahari Berkesan, Risdan Harly, mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab bank dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Kota Ternate.
“Kami tetap standby karena BPRS Bahari Berkesan dipercayakan oleh Pemerintah Kota Ternate untuk mengelola rekening penerimaan dan pengeluaran daerah. Oleh karena itu, kami harus siap menerima berbagai jenis pembayaran, termasuk pajak yang masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Risdan, Selasa (23/12/2025).
Ia menjelaskan, pelayanan perbankan di akhir tahun menjadi krusial, terutama untuk memastikan kelancaran transaksi transfer ke rekening lain sepanjang terdapat perintah pembayaran dari Pemerintah Kota Ternate yang bersumber dari anggaran daerah.
Selain fokus pada pelayanan akhir tahun, Risdan juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi pengembangan bisnis perbankan untuk tahun 2026, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan jasa perbankan.
“Pada 2026 kami akan memperkuat sinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan PAD. Kami juga telah menjalin komitmen dengan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) untuk penerapan sistem pembayaran pajak secara online. Saat ini tinggal tahap penerapan dan sosialisasi kepada wajib pajak,” jelasnya.
Risdan berharap, hingga akhir tahun 2025 BPRS Bahari Berkesan dapat memberikan kontribusi optimal dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Kota Ternate melalui pelayanan perbankan yang profesional dan berkelanjutan.
