Membaca Realitas

PPN Ternate Ubah Strategi Perikanan, Fokus Tingkatkan Kualitas Ikan

TERNATE, Kalesang – Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate mulai menggeser strategi pengelolaan perikanan pada tahun 2026. Jika sebelumnya berorientasi pada peningkatan volume tangkapan, kini PPN Ternate lebih memprioritaskan peningkatan kualitas ikan untuk mendongkrak nilai jual.

Kepala PPN Ternate, Kamaruddin, baru-baru ini mengatakan perubahan strategi ini dilakukan demi menjaga keberlanjutan sumber daya laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Menurutnya, tangkapan dalam jumlah lebih sedikit namun berkualitas tinggi jauh lebih menguntungkan dibandingkan volume besar dengan harga jual rendah.

“Orientasi kita sekarang menangkap ikan sedikit tapi nilainya tinggi. Kita tidak lagi menargetkan lonjakan volume produksi, tetapi bagaimana menjaga kesegaran ikan agar bisa masuk Grade A, terutama untuk komoditas tuna,” ujar Kamaruddin.

Ia menambahkan, untuk mendukung kebijakan tersebut, PPN Ternate mengintensifkan pelatihan penanganan ikan di atas kapal bagi para nelayan. Pelatihan ini bertujuan agar kualitas ikan tetap terjaga sejak proses penangkapan hingga tiba di darat.

“Kita berikan sertifikasi keterampilan penanganan ikan. Jangan sampai ikan sudah ditangkap susah payah di laut, tapi sampai di darat kualitasnya turun dan akhirnya dibuang. Itu yang kita hindari,” tegasnya.

Melalui strategi ini, PPN Ternate berharap produk perikanan, khususnya tuna, dapat memiliki daya saing lebih tinggi di pasar serta memberikan nilai tambah bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan di Maluku Utara.

Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar