Membaca Realitas

Gelombang Tsunami Terdeteksi di Malut dan Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Siaga

TERNATE, Kalesang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan tsunami akibat gempa bumi magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara telah mencapai daratan, Kamis (2/4/2026).

Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Hermizal, menyampaikan ketinggian gelombang tsunami yang terpantau bervariasi di sejumlah wilayah terdampak.

“Tsunami sudah tercatat mencapai daratan dengan ketinggian di Maluku Utara berkisar 0,29 hingga 0,31 meter, wilayah Halmahera sekitar 0,30 meter, dan di Sulawesi Utara tertinggi mencapai 0,75 meter,” ujarnya.

Ia menjelaskan, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini tsunami level tiga dan menetapkan status siaga untuk wilayah Maluku Utara.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir, agar segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi dan tetap berada di lokasi aman,” katanya.

Hingga pukul 11.19 WIT, peringatan dini tsunami masih belum dicabut. BMKG juga mencatat telah terjadi 35 kali gempa susulan pascagempa utama.

BMKG terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait guna memantau perkembangan situasi dan memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak.