Membaca Realitas

PLN dan BPS Validasi Data Pelanggan Listrik Demi Program Bantuan Tepat Sasaran

Sofifi, Kalesang – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tidore Kepulauan memperkuat sinergi dalam meningkatkan akurasi data pelanggan listrik melalui pelatihan ground check pasca Idul Fitri. Kamis (9/4/2026).

Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung kebijakan pemerintah agar lebih tepat sasaran, khususnya pada program berbasis kesejahteraan masyarakat.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa akurasi data merupakan fondasi utama dalam mewujudkan keadilan energi.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan berbasis data benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat. Dengan data yang akurat, program bantuan dan pelayanan listrik dapat menjangkau masyarakat yang tepat, terutama mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, PLN UP3 Sofifi bersama BPS memberikan pembekalan teknis kepada petugas lapangan. Materi yang diberikan meliputi verifikasi kondisi pelanggan hingga penggunaan aplikasi pendataan yang terintegrasi.

Manager PLN UP3 Sofifi, Ilham Sunda Diputra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk menyelaraskan data kelistrikan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Kami tidak hanya mengandalkan data administratif, tetapi juga memastikan langsung di lapangan. Dengan proses ini, kami berharap tidak ada lagi ketidaksesuaian data, sehingga setiap program dapat berjalan lebih tepat dan akuntabel,” jelasnya.

Pelaksanaan ground check dilakukan dengan pendekatan persuasif, di mana petugas berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk memberikan pemahaman terkait pentingnya validasi data.

Kepala BPS Kota Tidore Kepulauan, Oki Afrizal, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, data listrik memiliki peran penting dalam memotret kondisi kesejahteraan masyarakat.

“Melalui data yang valid, kami dapat menyusun statistik yang lebih akurat sebagai dasar perumusan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.

Momentum pasca Idul Fitri turut dimaknai sebagai pengingat pentingnya kebersamaan dan kepedulian sosial. Melalui kolaborasi ini, PLN dan BPS berharap tidak ada lagi masyarakat yang terlewat dari program bantuan maupun pelayanan publik.