TERNATE, Kalesang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Ternate membuka Pos Logistik Ringan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru, Kelurahan Takome, untuk membantu memenuhi kebutuhan personel yang menangani kebakaran di lokasi tersebut.
Pos logistik yang dikelola melalui Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) ini beroperasi selama masa tanggap darurat kebakaran yang ditetapkan Pemerintah Kota Ternate. Kehadirannya diharapkan dapat menunjang aktivitas petugas yang masih berupaya memadamkan sisa api dan mencegah kebakaran kembali meluas.
Ketua Baznas Kota Ternate, Drs. H. Adam Ma’rus, mengatakan pembukaan pos tersebut dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate.
Menurut Adam, Baznas berkomitmen hadir untuk membantu masyarakat maupun petugas setiap kali terjadi bencana yang masuk dalam status tanggap darurat.
“Kami merasa ada kebutuhan di sini, dan kami berkoordinasi dengan BPBD Kota Ternate untuk membuka pos ini,” kata Adam.
Ia menjelaskan, Pos Logistik Ringan difungsikan sebagai fasilitas pendukung posko induk yang telah tersedia di lokasi kebakaran. Bantuan yang disiapkan berupa makanan dan minuman ringan, seperti roti, kopi, dan minuman dingin.
Sementara itu, kebutuhan makan siang bagi personel yang bertugas telah disediakan oleh BPBD bersama pemerintah kecamatan.
Adam berharap keberadaan pos tersebut dapat membantu menjaga kebutuhan dasar petugas selama menjalankan upaya penanganan kebakaran di TPA Takome.
“Kami berusaha hadir saat dibutuhkan. Karena itu, kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya di Baznas Kota Ternate,” ujarnya.
Untuk memudahkan akses petugas, pos logistik ditempatkan di titik strategis di sekitar lokasi kebakaran. Sebanyak empat personel BTB diterjunkan untuk menjalankan pelayanan di pos tersebut di bawah koordinasi penanggung jawab BTB Ternate, Anca Nardiansyah.
Dalam memenuhi kebutuhan operasional pos, Baznas Kota Ternate juga menggandeng sejumlah donatur, organisasi, instansi, dan individu.
Melalui dukungan tersebut, Baznas berharap kebutuhan ringan para petugas dapat terpenuhi sehingga mereka bisa tetap fokus menjalankan tugas penanganan kebakaran di TPA Takome.
