Pesan Gubernur Malut di Malam Dharmasanti Waisak 2566 TB
SOFIFI (kalesang) – Pelaksanaan Dharmasanti Waisak 2566 BE/2022 di Corner Hotel Ternate, Minggu (5/6/2022) malam menjadi satu rangkaian perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Maluku Utara (Malut) yang diwakili, Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah, Sry Haryati Hatari.
Sebelum menyampaikan sambutan Gubernur Malut, Sry Haryati Hatari mengucapkan selamat memperingati Hari Tri Suci Waisak Tahun 2022 atau 2566 Tahun Buddhis kepada seluruh umat Buddha di Provinsi Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Gubernur menjelaskan hari raya Waisak bagi umat Buddha di Indonesia maupun di seantero dunia adalah perayaan yang paling dinanti-nantikan.
Tentunya, perayaan hari Trisuci Waisak tahun ini dapat dijadikan momentum mengubah pola pikir dan cara beragama dengan benar sesuai dengan kitab Suci Tripitaka agar menjadi umat Buddha yang moderat.

“Peringatan Dharmasanti Waisak harus digunakan untuk memperkokoh komitmen untuk menghormati makna hakiki hidup dan kehidupan, menjalankan praktik-praktik kebenaran untuk meraih keharmonisan, mengajarkan dharma atau dhamma sebagai pedoman untuk menunaikan tugas dan kewajiban.” Tuturnya.
Dengan menjalankan dharma, umat Buddha mendapatkan kesempatan menata keseimbangan batinnya, memuliakan keagungan Tuhan Yang Maha Welas Asih, memuliakan harkat dan martabat kemanusiaannya sebagai umat beragama.
Diakhir sambutannya, Gubernur Malut menitip pesan kepada seluruh umat Buddha yang merayakan Dharmasanti Waisak 2566 BE harus mampu meningkatkan kebersamaan dan toleransi untuk mewujudkan kerukunan antar umat beragama sehingga lebih baik dan harmonis.
Sekedar diketahui, turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemeterian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ternate, Ketua FKUB Provnisi Maluku Utara dan Kota Ternate, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku Utara dan Kota Ternate, serta para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat di kota Ternate.(tr-08)
