Membaca Realitas

Kota Ternate Hanya Miliki 6 Mobil Damkar, 2 Diantaranya Rusak

TERNATE (kalesang) – Dinas Pemadam dan Kebakaran (Damkar) Kota Ternate mencatat sepanjang tahun 2021 terjadi 28 titik kebakaran ya tersebar di Kota Ternate. Maluku Utara.

Dari data Damkar, kebakaran paling banyak disebabkan oleh arus pendek (kosleting) listrik yang akhirnya menghanguskan Kapal, Gedung pemerintah, Kios, Gudang dan rumah pribadi.

Damkar mencatat selama 2021 terjadi kerugian akibat kebakaran dengan total sebesar Rp.8.083.500.000, volume pemakaian air sebanyak 27.388.000 liter.

Kepala Bidang Pencegahan dan Data Informasi Penyuluhan Kebakaran, Halid Badjisir mengatakan, Dinas Damkar masih kesulitan menerima informasi kebakaran dari masyarakat, karena masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui nomor Dinas Damkar Kota Ternate.

Bukan itu saja, namun kerusakan armada mobil Damkar juga menjadi salah satu penyebab yang paling serius.

“Jumlah mobil Damkar yang beroperasi ada 6 unit namun 2 unit mengalami kerusakan mesin sehingga sampai tidak bisa beroperasi.” Ungkap Halid saat ditemui Kalesang.id di ruang kerjanya, Senin (24/01/2022).

Terpisah, Sigit kepala seksi sarana Dinas Damkar mengaku jika dua kendaraan yang rusak sebenarya masih bisa diperbaiki, namun dinas belum ada anggaran perbaikan.

“Kita masih tunggu anggaran untuk perbaikan.” Jelas Sigit, sembari menambahkan jika armada harus ditambah, karena penduduk Kota Ternate yang terus berkembang, mengikuti kebutuhan kota.(tr-01)

 

Editor: Wawan Kurniawan I Reporter: Rahmat Akrim