New York (Kalesang) – Sebuah pemandangan menyejukan mengawali Ramadan tahun ini di Amerika Serikat (AS).
Ratusan orang berkumpul di Time Square, New York, untuk untuk menandai awal bulan suci Ramadan. Momen ini dimanfaatkan juga untuk memperkenalkan Islam.
“Bagi umat Islam, puasa bukan hanya sekedar agar kita mengerti bagaimana perasaan orang-orang yang rawan pangan. Hal ini sebenarnya kita lakukan agar kita bisa lebih dekat dan lebih memperdebatkan pencipta kita, Tuhan kita, Allah,” kata penyelenggara acara, SQ. Dilansir dari Detik.Com,
Ada doa bersama dilakukan di acara tersebut. SQ mengatakan alasan melakukan kegiatan ini kepada Leah Mishkin dari CBS2.
“Kami di sini untuk menjelaskan agama kami kepada semua orang yang tidak tahu apa itu Islam,” katanya.
“Islam adalah agama damai,” ujarnya.
Khutbah non-kekerasan didengarkan di lokasi. Selain itu, orang-orang yang berkumpul di sana menyampaikan pesan persatuan.
“Ada banyak kesalahpahaman tentang Islam,” kata seorang pria..
“Ada orang gila di semua budaya, semua agama, dan kelompok kecil orang itu tidak mewakili mayoritas … Kami didorong untuk berdoa, berpuasa, melakukan perbuatan baik, bersedekah,”
“Al-Qur’an adalah wahyu ilahi. Ini adalah wahyu terakhir yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW, yang menjadi utusan dalam serangkaian utusan, seperti Yesus, seperti Musa,” kata SQ.
“Kita semua bersatu dan terhubung bersama. Orang-orang harus berhenti mencoba memecah belah umat Kristen dan Muslim dan Yahudi dan semua orang. Itu harus dihentikan,” ucap SQ.
“Anda bekerja dengan orang-orang ini. Anda naik kereta dengan orang-orang ini. Kita semua benar-benar satu,” kata salah satu penyelenggara acara Ali Camara.
(tim)
Editor: Wawan Kurniawan
